55 NEWS – Jakarta – Sebuah langkah strategis yang berpotensi merevolusi sektor perikanan nasional diumumkan oleh Kepala Badan Pelaksana BUMN, Dony Oskaria. Ia mengungkapkan bahwa pengelolaan kampung nelayan akan diintegrasikan ke dalam sebuah ekosistem besar di bawah kendali PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), sebuah Badan Usaha Milik Negara yang baru dibentuk.

Related Post
Pernyataan ini disampaikan Dony Oskaria usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 12 Februari 2026. Fokus utama dari inisiatif ini adalah memaksimalkan potensi sumber daya laut Indonesia melalui pendekatan yang komprehensif.

"Ini akan menjadi bagian integral dari ekosistem yang akan dikelola oleh Jaladri. Tujuannya jelas, bagaimana kita dapat mengoptimalkan potensi maritim kita, sehingga Jaladri akan berkonsentrasi penuh pada peningkatan produktivitas di seluruh rantai nilai industri perikanan kita," jelas Dony, menandaskan visi besar di balik penunjukan BUMN ini.
Transformasi Kampung Nelayan: Lebih dari Sekadar Fisik
Dony Oskaria menegaskan bahwa pembangunan kampung nelayan tidak akan berhenti pada aspek infrastruktur fisik semata. Lebih jauh, inisiatif ini dirancang dengan persiapan bisnis yang matang, termasuk jaminan offtake atau penyerapan hasil produksi nelayan. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan kepastian pasar dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Dony juga menyoroti pentingnya penguatan industri galangan kapal sebagai pilar pendukung strategi ini. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan industri vital ini.
"Kami sangat berterima kasih karena industri ini telah tumbuh dan berkembang berkat dorongan dari KKP, sehingga industri galangan kapal kita dapat beroperasi secara optimal. Ini sejalan dengan upaya kita untuk melakukan konsolidasi galangan kapal nasional, sebuah langkah yang sangat positif dan strategis," ungkapnya, menekankan sinergi antarlembaga untuk mencapai tujuan ekonomi maritim yang lebih besar.
Dengan strategi holistik yang mencakup pengelolaan ekosistem, jaminan pasar, dan penguatan infrastruktur pendukung seperti galangan kapal, pemerintah melalui PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) bertekad untuk membawa industri perikanan Indonesia ke level yang lebih tinggi, meningkatkan daya saing, dan pada akhirnya, menyejahterakan masyarakat nelayan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar