Misteri 15,3 Juta Jiwa ‘Unbanked’ di Indonesia Terkuak: KSSK Siapkan Jurus Jitu, Namun Ada Ketimpangan Mencolok di Balik Angka!

Misteri 15,3 Juta Jiwa 'Unbanked' di Indonesia Terkuak: KSSK Siapkan Jurus Jitu, Namun Ada Ketimpangan Mencolok di Balik Angka!

55 NEWS – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan data mengejutkan: sebanyak 15,3 juta penduduk Indonesia dalam rentang usia produktif (15-69 tahun) masih belum tersentuh layanan perbankan atau tergolong ‘unbanked’ hingga tahun 2025. Fenomena ini menjadi sorotan utama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang menargetkan penurunan signifikan angka tersebut menjadi sekitar 13 juta jiwa pada tahun 2026.

COLLABMEDIANET

Dalam upaya mencapai target ambisius tersebut, KSSK – sebuah forum strategis yang menghimpun Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan LPS – akan memfokuskan strategi pada penguatan edukasi dan literasi keuangan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Anggito, salah satu perwakilan KSSK, dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (27/1/2026).

Misteri 15,3 Juta Jiwa 'Unbanked' di Indonesia Terkuak: KSSK Siapkan Jurus Jitu, Namun Ada Ketimpangan Mencolok di Balik Angka!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Anggito menjelaskan, salah satu inisiatif kunci yang diandalkan adalah program ‘Like It’. Program ini didesain khusus untuk menumbuhkan dan memperkuat kepercayaan masyarakat, khususnya calon nasabah, terhadap sistem perbankan. "Target kami di tahun 2026 adalah menambah jumlah penduduk usia produktif yang pada akhirnya akan memiliki rekening, sehingga mereka dapat mengakses sektor keuangan dan menikmati layanan-layanan finansial yang memadai," tegas Anggito, menekankan pentingnya inklusi keuangan.

Namun, di balik upaya masif untuk menjaring masyarakat ‘unbanked’, terdapat gambaran lain yang menunjukkan ketimpangan mencolok dalam pertumbuhan simpanan di industri perbankan nasional. Potret ini menyoroti adanya konsentrasi kekayaan yang semakin signifikan.

Ferdinan D. Purba, Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, memaparkan data yang mengindikasikan lonjakan luar biasa pada kelompok nasabah dengan saldo simpanan di atas Rp5 miliar. "Pertumbuhan untuk kategori simpanan di atas Rp5 miliar ini mencapai 22,76 persen, sebuah angka yang cukup tinggi," ungkap Purba dalam sesi konferensi pers terpisah pada Jumat (23/1/2026). Ia menambahkan, fenomena ini tidak terlepas dari dampak kebijakan fiskal pemerintah, khususnya penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke bank-bank milik negara atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar