55 NEWS – Drama anggaran proyek kapal kembali memanas di panggung politik nasional, menyeret dua menteri kabinet dalam adu argumen terbuka. Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono secara blak-blakan menyentil Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait klaim pencairan dana. Di tengah sengitnya perdebatan ini, sorotan publik justru tertuju pada harta kekayaan Trenggono yang terungkap mencapai angka fantastis, menembus Rp2,4 triliun.

Related Post
Polemik ini bermula dari pernyataan Purbaya yang menyebut anggaran untuk proyek kapal dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah dicairkan, namun industri galangan kapal di Indonesia belum juga menerima pesanan. Pernyataan tersebut sontak memicu reaksi keras dari Trenggono.

Melalui akun Instagram pribadinya, @swtrenggono, Menteri KP itu menantang Purbaya untuk mengecek kembali informasi tersebut kepada jajaran anak buahnya. "Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar nggak itu uang kapal sudah dikucurkan," tulis Trenggono, sebagaimana dikutip oleh 55tv.co.id. Trenggono menjelaskan bahwa proyek pembangunan 1.500 kapal ikan yang dimaksud sebetulnya didanai oleh skema pinjaman luar negeri dari Pemerintah Inggris, bukan dari anggaran langsung Kemenkeu. "Yth. Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari Pemerintah UK," tegasnya.
Purbaya Yudhi Sadewa, menanggapi sindiran tersebut, menegaskan bahwa meskipun sumber dananya dari pinjaman luar negeri, mekanisme pencairan dan pengelolaannya tetap harus melalui Kementerian Keuangan. "Iya, tapi kan nanti lewat Menkeu juga," kata Purbaya, mengindikasikan bahwa Kemenkeu tetap memiliki peran sentral dalam alur anggaran tersebut.
Adu argumen antar pejabat tinggi negara ini secara tak terhindarkan memicu rasa penasaran publik terhadap latar belakang dan kondisi finansial para pihak yang terlibat. Khususnya, kekayaan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono menjadi perbincangan hangat.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang terakhir dilaporkan, Sakti Wahyu Trenggono tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp2.424.898.397.765 (Rp2,4 triliun). Sebagian besar kekayaannya berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp143.153.357.857. Beberapa aset properti miliknya yang tercatat dalam LHKPN meliputi:
- Tanah dan Bangunan seluas 176 m2/77 m2 di Kab/Kota Bekasi senilai Rp539.176.000.
- Tanah dan Bangunan seluas 140 m2/54 m2 di Kab/Kota Bekasi senilai Rp373.722.000.
- Tanah seluas 3000 m2 di Kab/Kota Sragen senilai Rp309.000.000.
- Tanah seluas 1500 m2 di Kab/Kota Sragen senilai Rp123.000.000.
- Tanah seluas 2500 m2 di Kab/Kota Sragen senilai Rp154.500.000.
- Tanah seluas 1050 m2 di Kab/Kota Sragen senilai Rp198.530.000.
- Tanah dan Bangunan seluas 1145 m2/600 m2 di Kab/Kota Bekasi senilai Rp4.258.725.000.
- Tanah seluas 600 m2 di Kab/Kota Bekasi senilai Rp1.755.000.000.
- Tanah dan Bangunan seluas 293 m2/89 m2 di Kab/Kota Cianjur senilai Rp897.981.000.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar