55 NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan signifikan pada sesi perdagangan pagi hari ini, Rabu (18/6/2025), hingga memasuki masa jeda makan siang. Data menunjukkan bahwa indeks saham terkoreksi tajam sebesar 0,61% atau setara dengan 43,62 poin, sehingga posisinya berada di level 7.112.

Related Post
Aktivitas perdagangan diwarnai dengan volume yang cukup besar, mencapai 10,41 miliar saham yang berpindah tangan. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp5,83 triliun, dengan frekuensi transaksi sebanyak 678.701 kali. Sentimen pasar cenderung negatif, tercermin dari jumlah saham yang mengalami penurunan harga sebanyak 314 emiten, berbanding terbalik dengan 249 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan. Sementara itu, sebanyak 234 saham lainnya terpantau stagnan.

Secara sektoral, mayoritas sektor mengalami tekanan. Sektor teknologi menjadi yang paling terpukul dengan penurunan sebesar 0,75%, diikuti oleh sektor bahan baku (-0,36%), sektor kesehatan (-0,78%), sektor keuangan (-0,73%), sektor konsumsi siklikal (-1,13%), dan sektor konsumsi non-siklikal (-0,74%). Hanya sebagian kecil sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yaitu sektor energi (+0,27%), sektor transportasi (+0,90%), sektor infrastruktur (+0,31%), sektor industri (+0,33%), dan sektor properti (+0,66%).
Di tengah koreksi pasar, beberapa saham berhasil mencuri perhatian dengan mencatatkan kenaikan signifikan (top gainers). PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) memimpin dengan kenaikan sebesar 26,03% ke level Rp92, diikuti oleh PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yang melonjak 21,15% ke Rp1.575, dan PT Haloni Jaya Tbk (HALO) yang naik 16,92% ke Rp76.
Sebaliknya, beberapa saham mengalami penurunan harga yang cukup dalam (top losers). PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) menjadi yang paling tertekan dengan penurunan sebesar 14,98% ke Rp386, disusul oleh PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) yang turun 14,89% ke Rp160, dan PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) yang terkoreksi 14,87% ke Rp166. Pergerakan IHSG hari ini menjadi perhatian para pelaku pasar, dan analis 55tv.co.id akan terus memantau perkembangan selanjutnya.
Editor: Akbar Soaks









Tinggalkan komentar