55 NEWS – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) menggebrak pasar modal dengan rencana ambisius menerbitkan obligasi senilai Rp8 hingga Rp10 triliun sepanjang tahun 2026. Langkah strategis ini diambil dalam rangka memperkuat pondasi pendanaan berkelanjutan dan memenuhi kebutuhan pembiayaan infrastruktur nasional yang terus meningkat. Yang menarik, kali ini PT SMI membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat umum untuk berpartisipasi, bukan hanya investor institusional. Demikian diungkapkan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/3/2026), seperti dilansir 55tv.co.id.

Related Post
Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, menjelaskan bahwa perseroan telah menunjukkan konsistensi dalam penerbitan obligasi sejak tahun 2018. Namun, ia mengakui bahwa mayoritas investor sebelumnya adalah entitas korporasi besar seperti perbankan, perusahaan asuransi, dan dana pensiun. "Kali ini, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat umum untuk bisa ikut menikmati penerbitan obligasi ini," tegas Reynaldi, menandai perubahan signifikan dalam strategi pendanaan perusahaan.

Keterlibatan masyarakat luas, menurut Reynaldi, merupakan elemen krusial dalam memperluas kapasitas pendanaan pembangunan. Ia menambahkan, "Dengan memperbesar ruang partisipasi masyarakat, pembangunan dapat berlangsung lebih inklusif dan berkelanjutan tanpa bergantung pada satu atau dua sumber pembiayaan saja." Pernyataan ini menggarisbawahi visi PT SMI untuk menciptakan ekosistem pendanaan yang lebih merata dan resilien di tengah dinamika ekonomi global.
Sementara itu, Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti, memaparkan detail teknis terkait rencana penerbitan ini. Ia mengonfirmasi bahwa obligasi tersebut akan diterbitkan secara bertahap sepanjang tahun 2026, dengan total nilai yang ditargetkan berada di kisaran Rp8 triliun hingga Rp10 triliun. "Untuk rencana penerbitan obligasi tahun 2026 ini di kisaran Rp8 triliun sampai Rp10 triliun untuk penerbitannya," jelas Aradita, memberikan gambaran konkret kepada calon investor mengenai skala dan potensi instrumen investasi ini. Langkah PT SMI ini diharapkan tidak hanya memperkuat permodalan perusahaan dalam membiayai proyek-proyek strategis nasional, tetapi juga menjadi instrumen investasi menarik bagi masyarakat yang ingin berkontribusi langsung pada pembangunan ekonomi Indonesia sambil mendapatkan imbal hasil yang kompetitif.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar