55 NEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan agenda penting di balik pemanggilannya oleh Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan terbatas tersebut membahas secara mendalam implementasi energi baru terbarukan (EBT), khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Related Post
Bahlil menjelaskan, fokus utama pembahasan adalah realisasi gagasan besar Presiden Prabowo untuk menghadirkan PLTS dengan kapasitas 1 Megawatt (MW) di setiap desa di seluruh Indonesia. Presiden ingin memastikan eksekusi rencana ambisius ini berjalan lancar.

"Alhamdulillah, pembahasan sudah hampir final. Saat ini, kami sedang mematangkan skema pembiayaannya," ujar Bahlil kepada wartawan usai rapat di Jakarta, Rabu (26/11/2025). Pemerintah berupaya mencari solusi pembiayaan yang efektif dan berkelanjutan untuk mewujudkan program PLTS 1 desa 1 MW ini.
Selain membahas PLTS, Bahlil juga mengungkapkan pertemuannya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sehari sebelumnya. Dalam pertemuan tersebut, dua topik utama menjadi sorotan.
"Kemarin kami rapat dengan Menteri Keuangan, Pak Purbaya, dan Kepala BP BUMN, Pak Dony Oskaria, membahas subsidi LPG menjelang Natal dan Tahun Baru," jelas Bahlil. Pemerintah berupaya memastikan ketersediaan dan stabilitas harga LPG bagi masyarakat selama periode perayaan tersebut.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar