55 NEWS – Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai tahun 2026 dengan semangat baru, ditandai oleh proyeksi ambisius dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Di hari pertama perdagangan, Purbaya dengan yakin memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan melesat menembus level psikologis 10.000 sebelum akhir tahun ini, sebuah target yang memicu diskusi hangat di kalangan pelaku pasar dan analis ekonomi.

Related Post
Optimisme Purbaya bukan tanpa dasar. Kenaikan indeks di awal tahun dianggapnya sebagai refleksi nyata dari kepercayaan pasar terhadap fondasi ekonomi nasional yang semakin kokoh. "Pergerakan positif IHSG hari ini mengindikasikan adanya optimisme kuat di pasar bahwa prospek ekonomi kita akan terus membaik ke depan," jelas Purbaya usai seremoni pembukaan perdagangan di BEI pada Jumat (2/1/2026), seperti dilansir 55tv.co.id. Ia menambahkan, "Dengan pondasi ekonomi yang sudah solid saat ini, kami yakin tahun ini akan jauh lebih baik lagi, didukung oleh sinergi kebijakan maksimal antara pemerintah dan Bursa Efek Indonesia."

Keyakinan Menteri Keuangan terhadap target 10.000 tersebut berpijak pada efektivitas dan kematangan sinergi kebijakan yang telah dirancang bersama antara pemerintah, bank sentral, dan otoritas bursa. Ia menekankan bahwa implementasi kebijakan yang telah disiapkan selama setahun terakhir akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang lebih akseleratif dibandingkan periode sebelumnya. Purbaya juga tak lupa mengingatkan para investor dan pelaku pasar untuk jeli melihat momentum ini, sebab akselerasi pertumbuhan ekonomi secara langsung akan berimbas pada peningkatan profitabilitas perusahaan-perusahaan yang tercatat di lantai bursa, membuka peluang keuntungan yang signifikan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar