55 NEWS – Kampung digital berpotensi menjadi katalisator bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menembus pasar yang lebih luas, bahkan hingga skala nasional. Konsep kampung digital ini diharapkan mampu menjadi platform yang efektif dalam mengembangkan dan memasarkan produk-produk unggulan UMKM.

Related Post
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengungkapkan optimismenya terkait peran kampung digital dalam mendukung pertumbuhan UMKM. "Kampung digital ini menjadi wadah strategis. UMKM fokus pada produksi berkualitas, sementara kampung digital mengambil alih pemasaran dan distribusi," ujarnya saat mendampingi istri Menteri UMKM, Tina Astari, dalam acara bazar UMKM di kampung digital Jatibening Baru, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (23/8/2025). Acara ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-80 RI, HUT UMKM Nasional 2025, dan HUT kampung digital UMKM.

Tri Adhianto menambahkan bahwa Pemerintah Daerah memiliki peran krusial dalam memastikan kelancaran administrasi bagi pelaku UMKM, termasuk memfasilitasi sertifikasi halal dan perizinan lainnya. "Ini adalah kolaborasi yang solid, di mana setiap pihak menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya," tegasnya. Sinergi antara UMKM, kampung digital, dan pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional. Dengan adanya dukungan yang komprehensif, UMKM di Bekasi memiliki peluang besar untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar mereka. 55tv.co.id akan terus memantau perkembangan positif ini dan melaporkan bagaimana kampung digital berkontribusi pada kemajuan UMKM di Indonesia.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar