55 NEWS – PT Jasa Marga (Persero) Tbk tengah mempersiapkan kejutan bagi para pemudik Lebaran 2026. Perusahaan pelat merah ini berencana mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo dan Jalan Tol Yogyakarta–Bawen untuk memperlancar arus mudik dan balik.

Related Post
Fokus utama persiapan ini adalah pada dua jalur krusial. Pertama, segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 km dari Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo. Kedua, Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 km dari Jalan Tol Yogyakarta–Bawen.

Pengoperasian jalur fungsional Prambanan–Purwomartani, yang dikelola oleh anak usaha PT Jasamarga Jogja Solo, diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan. Waktu tempuh antara Klaten dan Yogyakarta yang biasanya memakan waktu sekitar 45 menit, akan terpangkas menjadi hanya 20 menit. Selain itu, akses menuju destinasi wisata populer seperti Candi Prambanan juga akan semakin mudah. Informasi ini dikutip dari 55tv.co.id.
Sementara itu, jalur fungsional Ambarawa–Bawen yang disiapkan oleh PT Jasamarga Jogja Bawen akan terhubung langsung dengan Jalan Tol Trans Jawa Ruas Semarang–Solo. Hal ini menjadikannya jalur strategis untuk mendistribusikan arus mudik dan balik Lebaran.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa jalur fungsional Ambarawa–Bawen akan menjadi alternatif penting bagi pengguna jalan dari arah Jalan Tol Semarang–Solo yang keluar melalui Gerbang Tol Bawen menuju wilayah tujuan mudik seperti Magelang dan Temanggung.
"Jalur fungsional ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan yang selama ini kerap terjadi di Exit Bawen pada periode Lebaran, dengan tidak adanya persimpangan dan lampu lalu lintas di ruas tol," ujar Rivan. Informasi ini dilansir dari 55tv.co.id.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menambahkan bahwa kedua jalur fungsional ini diharapkan dapat memecah kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Editor: Akbar soaks


Tinggalkan komentar