Sri Mulyani Bertemu Menkeu China: Bahas Apa di Balik Pintu Beijing?

Sri Mulyani Bertemu Menkeu China: Bahas Apa di Balik Pintu Beijing?

55 NEWS – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru saja menyelesaikan pertemuan penting dengan Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Lan Fo’an, di sela-sela perhelatan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) ke-10 di Beijing. Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperdalam hubungan bilateral antara Indonesia dan China, serta membahas isu-isu krusial yang mengguncang ekonomi global saat ini.

COLLABMEDIANET

Diskusi hangat ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah terjalin antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Presiden China Xi Jinping. Kedua pemimpin negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, dan pertemuan antara Sri Mulyani dan Lan Fo’an menjadi salah satu wujud konkret dari komitmen tersebut.

 Sri Mulyani Bertemu Menkeu China: Bahas Apa di Balik Pintu Beijing?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sri Mulyani melalui akun Instagram pribadinya mengungkapkan, "Kami membahas perkuatan hubungan bilateral Indonesia-RRT sebagai implementasi yang sejalan dan sesuai kesepakatan kedua pimpinan negara Presiden Prabowo dan Presiden Xi Jinping."

Selain membahas hubungan bilateral, kedua menteri keuangan juga bertukar pandangan mengenai kondisi ekonomi global yang penuh tantangan. Salah satu topik yang mencuat adalah kebijakan tarif perdagangan yang diterapkan oleh Amerika Serikat kepada sejumlah negara, yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia.

Lan Fo’an juga menjelaskan peran penting AIIB sebagai wadah kerja sama multilateral yang inklusif dan terbuka. Sejak didirikan 10 tahun lalu, AIIB telah menjadi platform bagi 110 negara anggota untuk bekerja sama dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus utama dalam pertemuan ini. Sri Mulyani mengakui keberhasilan China dalam membangun infrastruktur fisik dan digital secara masif, yang telah menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

"Dunia dapat belajar dari sukses RRT membangun ekonominya melalui pembangunan infrastruktur, termasuk infrastruktur digital, dan penerapan prinsip kerja sama serta keterbukaan," pungkas Sri Mulyani. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya investasi infrastruktur sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi, serta perlunya kerja sama internasional untuk mencapai tujuan tersebut. Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan ekonomi antara Indonesia dan China, serta memberikan kontribusi positif bagi stabilitas ekonomi global. Informasi lebih lanjut mengenai pertemuan ini dapat diakses melalui 55tv.co.id.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar