55 NEWS – PT PLN (Persero) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung stabilitas ekonomi rumah tangga menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Melalui inisiatif strategis, perusahaan listrik negara ini meluncurkan promo diskon 50 persen untuk biaya penyambungan tambah daya listrik. Program menarik ini, yang berlaku hingga Maret 2026, ditujukan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kenyamanan pasokan listrik selama periode peningkatan aktivitas di rumah.

Related Post
Bertajuk "Ramadan Terang, Lebaran Tenang", promo ini secara spesifik menargetkan pelanggan satu fasa. Mereka yang memiliki daya awal antara 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA berkesempatan untuk meningkatkan daya listriknya hingga mencapai 7.700 VA dengan potongan harga yang signifikan. Ini merupakan peluang emas bagi konsumen yang berencana mengoptimalkan kapasitas listrik di kediaman mereka tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Untuk dapat menikmati benefit diskon tambah daya ini, pelanggan diwajibkan melakukan pengajuan melalui aplikasi PLN Mobile. Periode promo ini sangat terbatas, dimulai dari 25 Februari hingga 10 Maret 2026. Kecepatan dan ketepatan waktu menjadi kunci bagi pelanggan yang ingin memanfaatkan penawaran istimewa ini.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menegaskan bahwa program ini adalah wujud nyata dari upaya PLN dalam menyediakan layanan kelistrikan yang andal dan terjangkau. "Pada periode Ramadhan, kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat seiring bertambahnya aktivitas di rumah tangga. Melalui program ini, PLN menghadirkan kemudahan tambah daya dengan biaya lebih ringan agar masyarakat dapat melaksanakan aktivitas khususnya di Bulan Ramadhan dan Idulfitri tanpa terkendala keterbatasan daya," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima 55tv.co.id di Jakarta.
Priyanto menambahkan, inisiatif ini juga memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk mengoptimalkan penggunaan energi listrik melalui penambahan daya dengan biaya yang lebih ekonomis. Langkah ini diharapkan dapat mendorong efisiensi konsumsi listrik rumah tangga sekaligus mendukung produktivitas selama bulan puasa dan perayaan Idulfitri.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar