"Tak Masuk Akal!" Prabowo Blak-blakan Soal Impor Pangan di Negara Kaya Raya: Ada ‘Kebocoran’ Fantastis yang Bikin Rakyat Melongo?

"Tak Masuk Akal!" Prabowo Blak-blakan Soal Impor Pangan di Negara Kaya Raya: Ada 'Kebocoran' Fantastis yang Bikin Rakyat Melongo?

55 NEWS – Pernyataan mengejutkan datang dari pucuk pimpinan negara. Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyuarakan keheranannya atas fenomena ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan yang terus-menerus. Padahal, Indonesia dianugerahi kekayaan alam dan tanah yang subur. Kondisi ini, menurut Prabowo, tidak dapat diterima oleh akal sehat maupun hati nurani, terutama mengingat potensi besar yang dimiliki bangsa ini.

COLLABMEDIANET

"Bagaimana mungkin sebuah bangsa yang dianugerahi bumi luas, kaya sumber daya, dan tanah subur oleh Yang Maha Kuasa, justru harus bergantung pada negara lain untuk kebutuhan pangannya? Kita terus-menerus mengimpor pangan. Ini tidak masuk di hati saya, tidak masuk di akal saya," tegas Prabowo dengan nada prihatin. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri panen raya sekaligus deklarasi swasembada pangan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026).

"Tak Masuk Akal!" Prabowo Blak-blakan Soal Impor Pangan di Negara Kaya Raya: Ada 'Kebocoran' Fantastis yang Bikin Rakyat Melongo?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih jauh, Prabowo mengungkapkan bahwa pengalamannya setelah resmi dilantik dan mengambil alih kendali pemerintahan telah memberinya pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kekayaan alam Indonesia yang melimpah. Namun, pemahaman ini juga diiringi dengan kesadaran pahit akan ‘kebocoran’ signifikan dalam tata kelola sumber daya tersebut.

"Kita mengerti dan paham bahwa bangsa kita adalah negara yang kaya. Setelah saya dipilih dan diangkat menjadi Presiden, setelah saya mengambil alih pemerintahan, saya paham, lebih paham, lebih mengerti atas kekayaan-kekayaan kita," ujarnya.

Kekayaan yang seharusnya menjadi penopang kesejahteraan rakyat, lanjut Prabowo, justru belum sepenuhnya dinikmati oleh masyarakat luas. Ia menyatakan keprihatinannya mendalam. "Saya prihatin, saya sedih melihat kenyataan bahwa banyak kekayaan kita yang tidak terkelola dengan baik, menyebabkan kebocoran yang masif," ujarnya. Mantan Menteri Pertahanan ini mengakui bahwa isu kebocoran ini bukanlah hal baru baginya, namun skala dan dampaknya baru benar-benar ia pahami setelah menjabat sebagai kepala negara.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar