55 NEWS – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan bahwa persiapan dan pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 secara garis besar berjalan sesuai proyeksi awal. Meskipun demikian, AHY mengakui adanya sejumlah ‘dinamika’ di lapangan yang memerlukan perhatian khusus, namun ia menegaskan bahwa situasi keseluruhan tetap berada dalam kendali pemerintah, menjaga stabilitas pergerakan ekonomi dan sosial.

Related Post
AHY menjelaskan bahwa upaya koordinasi lintas sektor terus diintensifkan, terutama menjelang puncak arus mudik. Sinergi erat dengan Kementerian Perhubungan serta berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi menjadi kunci dalam memastikan kelancaran pergerakan masyarakat dan distribusi logistik. Pemantauan komprehensif juga dilakukan terhadap seluruh moda transportasi, mencakup jalur darat, laut, udara, hingga perkeretaapian di berbagai wilayah strategis.

Dalam keterangannya kepada 55tv.co.id pada Kamis (19/3/2026), Menko AHY merinci jangkauan pemantauan tersebut. "Terkait transportasi darat, kami terus berkoordinasi intensif dengan rekan-rekan di Aceh. Untuk sektor laut, komunikasi terjalin baik dengan KSOP Batam, Kepulauan Riau. Sektor udara dipantau melalui Bandara Juanda di Surabaya, dan perkeretaapian dengan petugas di Semarang," paparnya, menunjukkan cakupan pengawasan yang luas demi meminimalisir potensi hambatan ekonomi.
AHY menegaskan, hingga saat ini, kondisi arus mudik tetap terkendali, meskipun terdapat perubahan situasi yang dinamis di beberapa titik perjalanan. "Secara umum, pelaksanaan transportasi mudik berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Meskipun kami menghadapi sejumlah dinamika di lapangan, kami pastikan kondisinya tetap terkendali dan tidak mengganggu stabilitas pergerakan masyarakat maupun aktivitas ekonomi nasional," pungkasnya, memberikan jaminan kepada publik dan pelaku usaha.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar