Terkuak! Di Tengah Badai Geopolitik, Indonesia Siap Jadi Pelabuhan Aman Investasi Global. Danantara Beberkan Strategi Pamungkas!

Terkuak! Di Tengah Badai Geopolitik, Indonesia Siap Jadi Pelabuhan Aman Investasi Global. Danantara Beberkan Strategi Pamungkas!

55 NEWS – JAKARTA – Di tengah gejolak geopolitik global yang kian memanas, Indonesia melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, tetap berupaya keras menjaga daya tarik investasi. CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengakui bahwa dinamika eksternal, yang sebagian besar di luar kendali pemerintah, memang turut mempengaruhi iklim penanaman modal di Tanah Air. Pernyataan ini disampaikan Rosan usai pemaparan realisasi investasi 2025, sebagaimana dilansir 55tv.co.id pada Minggu (18/1/2026).

COLLABMEDIANET

Rosan mencontohkan, eskalasi konflik antarnegara, seperti ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Venezuela, adalah realitas global yang tak bisa diintervensi oleh Indonesia. Kondisi semacam ini berpotensi besar mengikis minat investasi, mengingat negara-negara yang disibukkan oleh isu internal cenderung mengalihkan prioritas dari ekspansi investasi ke luar negeri.

Terkuak! Di Tengah Badai Geopolitik, Indonesia Siap Jadi Pelabuhan Aman Investasi Global. Danantara Beberkan Strategi Pamungkas!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Kalau ditanya apakah ada dampaknya, ya pastinya ada ke investasi. Misalnya, AS menyerang Venezuela, kan di luar kontrol kita," ujar Rosan. "Tapi yang ada dalam kontrol kita, itulah yang terus kita benahi. Terutama dari sisi regulasi dan kebijakan dalam negeri, agar tercipta lingkungan yang semakin ramah bagi investasi."

Di tengah badai ketidakpastian global, pemerintah dan Danantara memilih untuk berfokus pada area yang sepenuhnya berada dalam kendali domestik. Strategi ini krusial untuk menciptakan ekosistem investasi yang kondusif dan meminimalisir tingkat ketidakpastian yang menjadi momok bagi investor.

Rosan menjelaskan, para investor sejati sesungguhnya memahami risiko yang melekat pada setiap keputusan penanaman modal. Namun, yang paling dihindari adalah tingkat ketidakpastian yang tinggi, sebab hal itu menyulitkan mereka dalam merumuskan strategi mitigasi risiko yang efektif. "Pada saat mereka investasi, mereka tahu kok risiko-risiko apa saja yang harus diperlukan. Tapi, ketidakpastian yang melambung tinggi, itu yang sulit mereka ukur dari perspektif mitigasi," imbuhnya. Oleh karena itu, pemerintah konsisten berupaya mempersempit ruang ketidakpastian melalui jaminan regulasi dan kebijakan yang lebih pasti.

Meski dihadapkan pada tekanan global, Rosan mengapresiasi penyebaran investasi di Indonesia yang dinilai cukup merata dan efektif sejauh ini. Negara-negara mitra pun tetap menunjukkan komitmen kuat untuk menanamkan modalnya. Komunikasi intensif terus digencarkan, baik melalui dialog tatap muka, pertemuan virtual, kunjungan delegasi asing ke Indonesia, maupun lawatan pemerintah ke luar negeri. Semua ini bertujuan untuk menyerap langsung aspirasi dan kebutuhan investor, serta mengidentifikasi area-area yang memerlukan perbaikan.

"Ini memang membutuhkan kerja keras ekstra. Tim saya, Pak Wamen, Pak Ses, para Deputi, semuanya harus bekerja lebih giat lagi," pungkas Rosan, menekankan pentingnya sinergi dan dedikasi tinggi untuk menjaga momentum investasi Indonesia di panggung global.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar