55 NEWS – Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Langkah strategis ini merupakan implementasi nyata dari Program Asta Cita pemerintah dan Program 3 Juta Rumah, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui akses perumahan. Penegasan ini disampaikan oleh Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, dalam pertemuan penting dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di Kantor Pusat BRI, seperti dilansir oleh 55tv.co.id pada Minggu (8/2/2026).

Related Post
Hery Gunardi menggarisbawahi bahwa sebagai entitas perbankan yang berakar kuat pada segmen masyarakat kecil, BRI secara konsisten mengemban mandat untuk berpihak pada rakyat. Dukungan terhadap pembiayaan perumahan bersubsidi, menurutnya, bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan bagian integral dari peran strategis BRI dalam menopang agenda pembangunan nasional, khususnya dalam menciptakan ekosistem perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Data terkini menunjukkan, sepanjang tahun fiskal 2025, BRI telah berhasil merealisasikan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi dengan nilai fantastis, mencapai Rp16,16 triliun. Angka ini mencakup pembiayaan bagi lebih dari 118 ribu debitur di berbagai pelosok Indonesia. Mayoritas, sekitar 97% dari total penyaluran tersebut, difasilitasi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Skema ini, yang menjadi tulang punggung Program 3 Juta Rumah pemerintah, secara signifikan memperluas jangkauan pembiayaan perumahan yang terjangkau, membuka pintu bagi MBR untuk memiliki hunian layak dan berkontribusi pada stabilitas ekonomi keluarga.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar