Terkuak! Pilar Ekonomi Sawit Nasional yang Selama Ini Minim Sorotan: Kontribusi Mereka Ternyata Luar Biasa, Mampukah Mengubah Lanskap Industri?

Terkuak! Pilar Ekonomi Sawit Nasional yang Selama Ini Minim Sorotan: Kontribusi Mereka Ternyata Luar Biasa, Mampukah Mengubah Lanskap Industri?

55 NEWS – Sektor kelapa sawit Indonesia, salah satu tulang punggung perekonomian nasional, ternyata menyimpan kekuatan pendorong yang seringkali luput dari perhatian publik: para pekerja perempuan. Kontribusi mereka tidak hanya signifikan, namun juga fundamental dalam menjaga roda produksi dan keberlanjutan industri. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) secara proaktif menggarisbawahi urgensi penguatan kapasitas dan perlindungan bagi tenaga kerja perempuan, mendorong terciptanya lingkungan kerja yang tidak hanya manusiawi dan adil, tetapi juga berkesinambungan di seluruh rantai pasok.

COLLABMEDIANET

Dony Yoga Perdana, Ketua Gapki Cabang Sulawesi, menyoroti peran vital pekerja perempuan, khususnya di wilayah Sulawesi. Menurutnya, sekitar 10,68% dari total karyawan tetap di perkebunan sawit Sulawesi adalah perempuan, sebuah angka yang menunjukkan kontribusi substansial mereka dalam menjaga operasional dan produktivitas sektor ini. Pernyataan ini disampaikan Dony dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Terkuak! Pilar Ekonomi Sawit Nasional yang Selama Ini Minim Sorotan: Kontribusi Mereka Ternyata Luar Biasa, Mampukah Mengubah Lanskap Industri?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Sebagai wujud komitmen tersebut, Gapki baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Sawit Indonesia Ramah Pekerja Perempuan". Acara yang berlangsung pada 11-12 Februari 2026 di Sulawesi ini merupakan pertemuan pemangku kepentingan dan lokakarya intensif yang fokus pada perlindungan pekerja perempuan di perkebunan sawit. Inisiatif ini menandai langkah konkret Gapki dalam memperkuat kerangka perlindungan melalui sinergi lintas sektor dan implementasi praktik kerja yang menjunjung tinggi keadilan serta martabat.

Penyelenggaraan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan strategis Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan berbagai mitra terkait. Keterlibatan BPDP menegaskan komitmen terhadap penguatan sawit berkelanjutan, yang secara eksplisit mencakup integrasi prinsip-prinsip kesetaraan gender dalam setiap program pendanaan yang digulirkan untuk sektor ini. Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan industri sawit Indonesia tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga menjadi contoh bagi sektor lain dalam menciptakan ekosistem kerja yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh pekerjanya.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar