55 NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan signifikan pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 12 Januari 2026. Bahkan, pasar modal Indonesia berpotensi menembus level psikologis 9.000, sebuah capaian yang dinanti-nantikan investor. Analisis ini datang dari tim riset MNC Sekuritas, yang melihat sinyal positif di tengah dinamika pasar.

Related Post
Menurut riset harian yang diterbitkan oleh MNC Sekuritas, pergerakan IHSG saat ini diinterpretasikan sebagai bagian dari wave (v) dari wave [iii]. Dengan demikian, potensi penguatan lebih lanjut sangat terbuka lebar, dengan target area yang dapat dicermati berada di rentang 9.030 hingga 9.077. Ini mengindikasikan optimisme yang kuat terhadap kinerja pasar saham dalam jangka pendek, seiring dengan sentimen positif yang mungkin menyelimuti pasar global.

Namun, para analis dari MNC Sekuritas juga mengingatkan investor untuk tetap waspada. Dalam skenario alternatif, IHSG masih memiliki kemungkinan untuk mengalami koreksi. Potensi penurunan ini diperkirakan akan menguji level support di kisaran 8.843 hingga 8.904. Peringatan ini penting untuk strategi manajemen risiko investor agar tidak terlena dengan euforia pasar.
Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas menetapkan level support IHSG pada 8.867 dan 8.806. Sementara itu, level resistance yang perlu diperhatikan berada di 8.996 dan 9.030. Level-level ini menjadi panduan krusial bagi para pelaku pasar dalam mengambil keputusan investasi.
Di tengah proyeksi pergerakan IHSG yang dinamis, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang menarik untuk dicermati oleh para pelaku pasar. Berikut adalah rinciannya:
ARCI – Buy on Weakness
Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) tercatat menguat 4,31% menuju level 1.695, didukung oleh volume pembelian yang signifikan. Penguatan ini juga berhasil bertahan di atas Moving Average 20 (MA20). Tim riset 55tv.co.id memperkirakan ARCI sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
Rekomendasi: Buy on Weakness: 1.575-1.610
Target Harga: 1.750, 1.950
Stoploss: di bawah 1.525
BBRI – Spec Buy
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkoreksi tipis 0,81% ke level 3.680, meskipun disertai tekanan jual. Analisis MNC Sekuritas mengindikasikan BBRI sedang memulai wave (iii) dari wave [c], menunjukkan potensi pembalikan arah setelah koreksi.
Rekomendasi: Spec Buy: 3.630-3.650
Target Harga: 3.780, 3.830
Stoploss: di bawah 3.590
BUMI – Buy on Weakness
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 0,43% ke level 462, namun diiringi tekanan jual. Selama BUMI mampu bertahan di atas 442 sebagai stoploss, posisinya diperkirakan berada pada wave v dari wave (v) dari wave [iii], menandakan potensi kelanjutan tren positif.
Rekomendasi: Buy on Weakness: 450-456
Target Harga: 486, 510
Stoploss: di bawah 442
BUVA – Buy on Weakness
Saham PT Bank Victoria International Tbk (BUVA) melonjak tajam 15,44% ke 1.720 dengan volume beli yang sangat tinggi, serta berhasil menembus di atas MA20. Tim riset 55tv.co.id memprediksi BUVA berada pada awal wave [iii] dari wave 5, mengindikasikan momentum penguatan yang kuat.
Rekomendasi: Buy on Weakness: 1.580-1.645
Target Harga: 1.760, 1.900
Stoploss: di bawah 1.500
Investor disarankan untuk selalu melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan kondisi pasar secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar