55 NEWS – Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia! PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, secara resmi mengumumkan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk periode 1 April 2026 tetap dipertahankan stabil, baik untuk jenis subsidi maupun non-subsidi. Keputusan strategis ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan pemerintah yang berkomitmen kuat menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat di tengah dinamika global.

Related Post
Langkah ini bukan tanpa upaya. Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam memastikan ketersediaan energi nasional. Berbagai inisiatif proaktif telah dan terus dijalankan, mulai dari penguatan koordinasi intensif dan negosiasi strategis dengan para pemasok global, hingga optimalisasi menyeluruh pada sistem distribusi di seluruh penjuru negeri. Tujuannya jelas: menjamin pasokan BBM tetap aman, lancar, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Roberth MV. Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, dalam keterangannya kepada 55tv.co.id pada Rabu (1/4/2026), menegaskan bahwa perusahaan senantiasa menjadi garda terdepan dalam mengimplementasikan kebijakan pemerintah terkait penetapan harga BBM. "Kami juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan esensial. Penting pula untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, guna menghindari potensi ‘panic buying’ yang dapat mengganggu kelancaran distribusi," ujar Roberth.
Stabilitas harga BBM ini memiliki implikasi ekonomi yang signifikan. Dengan tidak adanya kenaikan harga, pemerintah berupaya meredam laju inflasi dan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok lainnya. Ini secara langsung berkontribusi pada terjaganya daya beli masyarakat, khususnya di sektor-sektor yang sangat bergantung pada biaya logistik dan transportasi. Kebijakan ini mencerminkan kehati-hatian pemerintah dalam menyeimbangkan kepentingan fiskal negara dengan kesejahteraan ekonomi rakyat.
Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menghemat energi dan tidak menyebarkan informasi hoaks menjadi krusial. Konsumsi energi yang bertanggung jawab, baik di tingkat individu maupun institusi, merupakan pilar penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Pertamina Patra Niaga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah demi keberlanjutan pasokan energi dan stabilitas ekonomi jangka panjang.
Berikut adalah daftar harga BBM Pertamina yang berlaku per 1 April 2026, sesuai data yang diterima 55tv.co.id:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Biosolar (subsidi): Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp12.300 per liter
Editor: Akbar soaks








Tinggalkan komentar