55 NEWS – Gelombang transformasi digital telah melahirkan era baru bagi para wirausahawan muda, khususnya di sektor fesyen. Dengan dukungan ekosistem teknologi yang kian inklusif, peluang bagi merek lokal untuk berkembang pesat semakin terbuka lebar. Nawla, sebuah merek fesyen pria yang didirikan oleh Alwan Abdul Zaki, menjadi sorotan sebagai contoh UMKM yang berhasil merajut mimpi di usia muda, mengubah keresahan pasar menjadi nilai ekonomi yang signifikan. Kisah inspiratif Nawla ini merupakan bagian dari inisiatif ‘Kisah UMKM Shopee – Sukses Berkarya Sebelum 30’, yang menyoroti perjalanan para pelaku usaha lokal dalam mengoptimalkan potensi platform digital.

Related Post
Alwan Abdul Zaki, sosok visioner di balik Nawla, mengungkapkan bahwa perjalanan bisnisnya berakar dari pengalaman mendalam di industri fesyen. Sejak awal, Nawla didirikan dengan filosofi menghadirkan produk fesyen pria yang tidak hanya elegan dan berkualitas, tetapi juga memiliki daya tahan konsep yang melampaui tren sesaat, atau ‘timeless’, serta dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. "Kami berkomitmen untuk menyediakan kualitas yang sepadan dengan harga yang lebih rasional," ujar Alwan. Ia menambahkan, "Perkembangan ekosistem digital seperti Shopee telah menjadi katalisator utama dalam perjalanan Nawla, memungkinkan merek lokal seperti kami untuk tidak hanya bertumbuh, tetapi juga memperluas jangkauan pasar secara signifikan. Faktanya, lebih dari 80 persen dari total penjualan Nawla saat ini berasal dari platform Shopee, menjadikannya pilar strategis dalam model bisnis kami."

Nawla secara resmi mengukuhkan eksistensinya di penghujung tahun 2023, didirikan oleh Alwan saat usianya menginjak 25 tahun. Cikal bakal merek ini tidak lepas dari perjalanan personal sang pendiri yang telah malang melintang di kancah industri fesyen sejak menamatkan pendidikan SMA. Pemilihan nama ‘Nawla’ sendiri memiliki makna filosofis yang mendalam; merupakan pembalikan dari nama Alwan, melambangkan keterikatan personal dan fondasi kuat yang menjadi identitas inti merek dalam membangun narasi dan produknya.
Kisah Nawla bukan sekadar cerita tentang sebuah merek fesyen, melainkan refleksi dari potensi besar UMKM lokal yang mampu beradaptasi dan berinovasi di era digital. Dengan visi yang jelas, kualitas produk yang teruji, dan pemanfaatan platform e-commerce secara optimal, Nawla membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk meraih sukses signifikan di pasar yang kompetitif. Ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk berani merajut mimpi kewirausahaan mereka sendiri.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar