55 NEWS – Mubadala Energy dan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) telah mencapai kesepakatan penting melalui penandatanganan Heads of Agreement (HoA) terkait jual beli gas dari ladang gas di Laut Andaman. Langkah ini menjadi babak baru dalam upaya memperkuat sektor energi Indonesia.

Related Post
Kemitraan strategis ini akan memfokuskan pada peningkatan ketahanan dan keamanan energi nasional dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber gas bumi domestik yang lebih bersih. Tujuannya adalah untuk menjamin pasokan listrik yang stabil dan mendukung transisi energi yang berkelanjutan di Indonesia.

Kesepakatan ini memprioritaskan pasokan energi untuk wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Potensi besar terletak pada lapangan gas Tangkulo, yang berlokasi sekitar 65 kilometer lepas pantai utara Pulau Sumatera, dengan cadangan gas yang diperkirakan mencapai lebih dari 2 Trillion Cubic Feet (TCF).
Abdulla Bu Ali, President Director Mubadala Energy Indonesia, menyatakan bahwa kesepakatan ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap masa depan energi Indonesia. Melalui kolaborasi dengan PLN EPI, Mubadala Energy berambisi untuk menyediakan solusi energi yang andal dan berkelanjutan, memenuhi kebutuhan dalam negeri, serta memperkuat keamanan energi nasional. "Ini juga merupakan langkah krusial dalam rencana pengembangan proyek gas Tangkulo di Blok South Andaman," tambahnya.
Pertumbuhan sektor energi, khususnya kelistrikan, di Indonesia mencapai rata-rata 5,3% per tahun hingga 2034. Hal ini menuntut pengembangan infrastruktur dan diversifikasi sumber pasokan untuk memastikan ketahanan energi jangka panjang.
Kolaborasi antara Mubadala Energy, dengan keahlian global dan keunggulan operasionalnya, dan PLN EPI, dengan rencana pertumbuhan dan kapabilitas domestiknya, bertujuan untuk menghadirkan solusi energi yang andal dan berkelanjutan bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Inisiatif ini sejalan dengan strategi pemerintah Indonesia untuk meningkatkan keamanan energi, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya domestik, dan membangun ekosistem energi yang tangguh, sekaligus mendorong transisi menuju energi bersih.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar