TERUNGKAP! Bukan Sekadar Dana Darurat, Menkeu Purbaya Siapkan Rp15,28 Triliun untuk Bangkitkan Sumatera Pasca Bencana: Strategi Ekonomi Jangka Panjang Terkuak!

TERUNGKAP! Bukan Sekadar Dana Darurat, Menkeu Purbaya Siapkan Rp15,28 Triliun untuk Bangkitkan Sumatera Pasca Bencana: Strategi Ekonomi Jangka Panjang Terkuak!

55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan kucuran dana fantastis senilai total Rp15,28 triliun untuk penanganan dan pemulihan pasca bencana, khususnya di wilayah Sumatera. Keputusan strategis ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi regional di tengah tantangan bencana alam yang kompleks. Pengumuman penting ini disampaikan dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di hadapan anggota DPR pada Rabu (18/2/2026).

COLLABMEDIANET

Purbaya merinci bahwa dari total komitmen anggaran tersebut, pencairan Dana Siap Pakai (DSP) untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah terealisasi sebesar Rp4,63 triliun. Dana vital ini telah disalurkan sejak 6 Februari 2026, menandai respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan darurat. Ia menjelaskan bahwa pagu anggaran BNPB tahun ini sendiri mencapai Rp490 miliar, di mana Rp250 miliar di antaranya secara spesifik dialokasikan untuk penanganan darurat bencana.

TERUNGKAP! Bukan Sekadar Dana Darurat, Menkeu Purbaya Siapkan Rp15,28 Triliun untuk Bangkitkan Sumatera Pasca Bencana: Strategi Ekonomi Jangka Panjang Terkuak!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Menkeu Purbaya memaparkan alokasi DSP tersebut dengan detail. Sebagian besar, yakni Rp4,35 triliun, secara spesifik ditujukan untuk penanganan darurat di tiga provinsi yang paling terdampak: Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Sementara itu, sisa dana sebesar Rp270 miliar disiapkan untuk wilayah lain di Indonesia, dengan catatan bahwa jumlah ini bersifat fleksibel dan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan mendesak di lapangan, menunjukkan adaptabilitas kebijakan fiskal.

Selain melalui BNPB dan tim Satgas Pemulihan Pasca Bencana, pemerintah juga mengoptimalkan jalur Transfer ke Daerah (TKD) sebagai mekanisme distribusi anggaran yang efektif. Dalam langkah signifikan ini, pemerintah telah menyetujui penambahan TKD senilai Rp10,65 triliun khusus untuk ketiga provinsi di Sumatera yang disebutkan sebelumnya. Ini menunjukkan pendekatan komprehensif dalam pembiayaan pemulihan, tidak hanya dari pusat tetapi juga memberdayakan kapasitas fiskal daerah.

Purbaya menambahkan, proses transfer tambahan TKD ini akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan efektivitas penyaluran dan penyerapan anggaran oleh pemerintah daerah. "Mulai Februari sebesar 40 persen, Maret sebesar 30 persen, dan April sebesar 30 persen," jelasnya, memberikan gambaran jadwal penyaluran yang terencana dan terukur. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat roda ekonomi lokal, merevitalisasi infrastruktur, dan membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana dengan dukungan finansial yang terstruktur dari 55tv.co.id.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar