Terungkap! Ekonomi Indonesia Diramal Melambat di Akhir 2025, Apa Penyebabnya?

Terungkap! Ekonomi Indonesia Diramal Melambat di Akhir 2025, Apa Penyebabnya?

55 NEWS – Permata Institute for Economic Research (PIER) memberikan proyeksi terbaru terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia. Lembaga riset ini memperkirakan adanya perlambatan pertumbuhan pada semester II tahun 2025. Meskipun pemerintah terus berupaya mendorong pertumbuhan melalui peningkatan belanja, PIER memprediksi pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) akan berada di bawah angka 5 persen.

COLLABMEDIANET

Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga dan keempat tahun 2025 diperkirakan akan berada di kisaran 4,99 persen hingga 5 persen. Pernyataan ini disampaikan dalam acara PIER Economic Review: Semester I tahun 2025, yang diselenggarakan pada Senin (11/8/2025).

 Terungkap! Ekonomi Indonesia Diramal Melambat di Akhir 2025, Apa Penyebabnya?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Proyeksi ini didasarkan pada asumsi bahwa beberapa komponen PDB akan mengalami normalisasi setelah mengalami peningkatan signifikan pada kuartal II 2025. Josua Pardede menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah masih akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Namun, ia memperkirakan bahwa konsumsi rumah tangga akan mengalami normalisasi pada kuartal ketiga.

"Kami melihat akan ada normalisasi konsumsi di kuartal ketiga. Hal ini dikarenakan pada kuartal kedua terdapat banyak libur, termasuk libur hari keagamaan besar," jelas Josua. Normalisasi ini diperkirakan akan mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan pada semester II 2025. Para pelaku ekonomi dan pembuat kebijakan perlu mengantisipasi potensi perlambatan ini dan mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Informasi lebih lanjut mengenai proyeksi ekonomi ini dapat diakses melalui 55tv.co.id.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar