55 NEWS – Kancah industri manufaktur Indonesia semakin mengukuhkan posisinya di panggung global, khususnya dalam memperkuat rantai pasok energi dunia. Bukti nyata dari kapabilitas ini terpampang jelas melalui partisipasi strategis salah satu pemain kunci, PT Teknologi Rekayasa Katup (TRK Valves), dalam perhelatan energi terbesar sejagat, LNG 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Qatar pada 2 hingga 5 Februari 2026.

Related Post
Soni, Direktur Utama TRK Valves, menegaskan bahwa kehadiran perusahaannya di ajang bergengsi ini jauh melampaui sekadar partisipasi rutin. "Ini adalah manifestasi konkret bahwa produk rekayasa karya anak bangsa memiliki standar kualitas kelas dunia dan sanggup berkompetisi di tengah dinamika industri energi global yang sangat ketat," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima 55tv.co.id di Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Pernyataan ini sekaligus menjadi penanda bahwa Indonesia bukan lagi sekadar pasar, melainkan pemain vital dalam inovasi dan produksi komponen energi krusial.

Sejak didirikan pada tahun 2015, TRK Valves telah menorehkan rekam jejak gemilang dengan predikat sebagai satu-satunya manufaktur katup bola (ball valve) yang terintegrasi penuh di Indonesia. Seluruh tahapan krusial, mulai dari konseptualisasi desain, proses rekayasa, pengerjaan mesin presisi (machining), perakitan, hingga serangkaian pengujian ketat, semuanya dilakukan secara mandiri di fasilitas internal perusahaan. Model bisnis ‘custom build-to-order’ yang diusung TRK Valves memungkinkan setiap katup dirancang secara presisi sesuai dengan kebutuhan spesifik dan kompleksitas aplikasi pelanggan. Inovasi solusi ini telah menjadi pilar utama bagi berbagai sektor vital, meliputi industri minyak dan gas, gas alam cair (LNG), energi panas bumi (geothermal), hingga petrokimia.
Pada gelaran LNG 2026 mendatang, TRK Valves akan memamerkan keunggulan mereka dalam spesialisasi katup rekayasa (engineered ball valves), termasuk varian Single Block & Bleed (SBB) dan Double Block & Bleed (DBB). Portofolio produk TRK sangat beragam, mencakup tipe floating hingga trunnion mounted, tersedia dalam konfigurasi manual maupun otomatis (seperti SDV, ESDV, BDV, dan MOV), serta didesain khusus untuk aplikasi kriogenik yang merupakan esensi kebutuhan industri LNG. Keunggulan kompetitif TRK tidak hanya bertumpu pada inovasi desain semata, melainkan juga pada penguasaan material canggih. Mereka mampu mengolah material standar seperti carbon steel hingga material eksotis berkelas tinggi seperti nickel alloy – sebuah material dengan tingkat kompleksitas manufaktur yang hanya dapat dikuasai oleh segelintir produsen di dunia. Setiap produk TRK telah melalui proses validasi rekayasa desain yang ketat, memanfaatkan analisis elemen hingga (Finite Element Analysis/FEA) untuk menjamin durabilitas dan ketahanan optimal terhadap tekanan serta temperatur ekstrem, sesuai dengan standar internasional tertinggi.
Partisipasi TRK Valves di LNG 2026 bukan hanya sekadar representasi, melainkan sebuah deklarasi bahwa industri manufaktur Indonesia siap menjadi motor penggerak dan penentu arah dalam rantai pasok energi global di masa depan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar