55 NEWS – PT Medela Potentia Tbk (MDLA), emiten farmasi terkemuka, ternyata telah lama berinvestasi dalam digitalisasi sektor kesehatan. Sejak tahun 2003, MDLA dan entitas anaknya telah membangun fondasi digital yang kokoh, menjadi tulang punggung modernisasi rantai pasok kesehatan selama lebih dari dua dekade.

Related Post
Langkah ini terungkap sebagai strategi jitu MDLA dalam mengoptimalkan operasional dan meningkatkan daya saing di era digital. Bayangkan, data operasional skala besar telah dicatat dan dikelola menggunakan sistem teknologi canggih selama lebih dari 20 tahun.

Cahyadi Suwindra Sugondo, Information Technology Director MDLA, menjelaskan bahwa data yang terkumpul secara konsisten tersebut kini diolah untuk menghasilkan insight berharga. Pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) menjadi kunci dalam memperkuat pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi proses bisnis.
"Kami sudah menggunakan digital sejak 2003 dan data yang terkumpul sangat banyak. Kami sekarang mencoba mengolah data tersebut, mencari insight apa yang bisa disimpulkan menggunakan teknologi seperti AI," ujarnya di Jakarta, Senin (24/11/2025).
Modernisasi yang dilakukan MDLA mencakup seluruh titik kritis ekosistem distribusi kesehatan. Salah satu contohnya adalah GoApotik, platform pemesanan produk kesehatan dan obat resep yang terhubung dengan jaringan apotek. Platform ini menjadi bukti nyata komitmen MDLA dalam memberikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi konsumen. Langkah ini juga membuat MDLA semakin unggul dari kompetitor.
Dengan investasi berkelanjutan dalam digitalisasi, MDLA membuktikan diri sebagai pemain kunci dalam transformasi sektor kesehatan di Indonesia. Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi konsumen dan seluruh stakeholder. 55tv.co.id akan terus memantau perkembangan MDLA dan dampaknya bagi industri farmasi nasional.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar