55 NEWS – Indonesia terus berupaya mengoptimalkan potensi energi panas bumi yang sangat besar, menjadikannya negara dengan cadangan panas bumi terbesar kedua di dunia. Langkah strategis ini dilakukan untuk mendukung target bauran energi terbarukan dan mencapai net zero emission, masa depan energi yang berkelanjutan.

Related Post
Pengembangan energi panas bumi ini diwujudkan melalui kolaborasi inovatif antara Ecolab International Indonesia dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pemanfaatan energi panas bumi.

"Melalui kolaborasi dengan Pertamina Geothermal Energy, kami menetapkan standar baru dalam kinerja energi panas bumi," kata Presiden Direktur Ecolab International Indonesia, Evan Jayawijayanto, di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
Inovasi ini mengintegrasikan teknologi canggih dengan data operasional, menciptakan efisiensi sumber daya yang lebih tinggi dan perlindungan aset yang optimal untuk industri panas bumi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produksi energi panas bumi secara signifikan.
Kerja sama ini juga selaras dengan ambisi Indonesia untuk mencapai 25% bauran energi terbarukan pada tahun 2030 dan emisi net zero pada tahun 2050. Energi panas bumi diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan target ambisius tersebut. Dengan potensi yang dimilikinya, energi panas bumi dapat menjadi solusi energi bersih yang andal dan berkelanjutan bagi Indonesia.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar