55 NEWS – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat adanya tekanan jual yang signifikan pada sejumlah saham selama periode 23-26 Juni 2025. Saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menjadi yang paling terpukul, mengalami penurunan hingga 27,21% dan berakhir di level Rp107 per saham.

Related Post
Penurunan tajam juga dialami oleh PT Jembo Cable Company Tbk (JECC), yang terkoreksi sebesar 24,64% ke level Rp795. PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) menyusul dengan penurunan 24,12% ke harga Rp173 per saham.

Tak hanya itu, saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), salah satu emiten tambang batu bara terbesar di Indonesia, juga turut merasakan dampak negatif dengan penurunan sebesar 18,64% ke level Rp2.400.
Saham-saham lain yang masuk dalam daftar top losers pekan ini antara lain PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang melemah 16,91% ke Rp226, serta PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) yang terkoreksi 16,79% ke Rp114. Selain itu, PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) juga anjlok 22,31% ke Rp202.
Penurunan sejumlah saham ini terjadi seiring dengan koreksi tipis pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup melemah 0,14% ke level 6.897,40 pada akhir pekan. Para analis pasar dari 55tv.co.id mengamati bahwa sentimen pasar yang kurang positif menjadi salah satu faktor pendorong aksi jual pada saham-saham tersebut.
Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi, mengingat volatilitas pasar saham yang tinggi. Pantau terus perkembangan pasar modal melalui 55tv.co.id untuk mendapatkan informasi terkini dan analisis yang komprehensif.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar