55 NEWS – Sektor ekonomi nasional menunjukkan geliat signifikan, terutama pada distribusi barang konsumsi, memicu PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) untuk mengambil langkah strategis. Perusahaan pelat merah ini dilaporkan telah meningkatkan kapasitas angkutan kontainer pada layanan kereta logistik rute krusial Jakarta-Surabaya hingga 67%, sebuah lonjakan yang mencerminkan optimisme pasar dan kebutuhan efisiensi rantai pasok di tengah pertumbuhan ekonomi yang solid.

Related Post
Peningkatan kapasitas angkut ini mulai diimplementasikan sejak 20 Februari 2026. Frekuensi perjalanan di jalur padat ini telah dilipatgandakan dari dua kali menjadi enam kali dalam seminggu. Kebijakan ini secara langsung mendongkrak kapasitas angkut bulanan dari 1.800 TEUs (Twenty-foot Equivalent Units) menjadi 3.000 TEUs, atau setara dengan kenaikan sekitar 67 persen. Langkah proaktif ini diambil untuk secara optimal menopang kelancaran distribusi produk Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dan sektor manufaktur yang terus ekspansif.

Fahdel Akbar, Direktur Komersial KAI Logistik, dalam keterangannya kepada 55tv.co.id, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini merupakan respons strategis terhadap tren permintaan angkutan kontainer yang terus bertumbuh pesat. "Kami melihat lonjakan signifikan, khususnya dari pelaku industri FMCG dan manufaktur. Oleh karena itu, sejak 20 Februari 2026 lalu, kami meningkatkan frekuensi perjalanan pada rangkaian KA KALOG 3 dari dua kali per minggu menjadi enam kali per minggu. Dengan penambahan ini, kapasitas angkut meningkat sekitar 67 persen, dari 1.800 TEUs per bulan menjadi 3.000 TEUs per bulan," papar Fahdel.
Akbar lebih lanjut menjelaskan bahwa penyesuaian kapasitas ini bukan sekadar respons volume, melainkan bagian integral dari strategi perusahaan untuk memperkuat peran fundamental moda kereta api dalam segmen ‘middle mile’ rantai pasok nasional. "Peningkatan layanan ini bukan hanya untuk mengakomodasi kenaikan volume, tetapi juga memastikan konsistensi jadwal dan kepastian layanan bagi pelanggan. Kami ingin menghadirkan solusi logistik yang lebih andal, cepat, dan kompetitif bagi industri, sehingga mereka dapat beroperasi dengan efisiensi maksimal," imbuhnya, menggarisbawahi komitmen KAI Logistik dalam mendukung daya saing industri.
Data internal KAI Logistik mengonfirmasi bahwa sepanjang tahun 2025, perusahaan membukukan pertumbuhan volume angkutan kontainer sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian impresif ini selaras dengan performa ekonomi makro nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Februari 2026 melaporkan bahwa ekonomi Indonesia pada tahun 2025 tumbuh 5,11 persen, melampaui capaian tahun 2024. Angka-angka ini secara gamblang merefleksikan peningkatan aktivitas produksi dan distribusi di berbagai sektor, termasuk yang paling vital, yaitu barang konsumsi, menandakan vitalitas ekonomi yang kuat dan prospek cerah bagi sektor logistik kereta api.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar