55 NEWS – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan ungkapan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam aksi demonstrasi yang terjadi pada akhir pekan lalu. Pernyataan ini disampaikan di tengah kekhawatiran akan dampak peristiwa tersebut terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Related Post
Airlangga secara khusus menyebutkan beberapa nama korban, termasuk Affan Kurniawan (pengemudi ojek online), Sarinawati dan Akbar Basri (staf DPRD Makassar), serta Rheza Sendy Pratama (mahasiswa). "Saya secara pribadi, mewakili kementerian dan pasar modal, menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas tragedi dinamika sosial politik yang terjadi," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (1/9/2025).

Acara konferensi pers tersebut diawali dengan momen mengheningkan cipta, dilanjutkan dengan pembacaan Al-Fatihah bagi hadirin muslim, sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para korban.
Airlangga mengakui bahwa peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi bangsa, terutama di saat pemerintah tengah berupaya keras membangun ekonomi yang kokoh dan berkelanjutan. Stabilitas sosial dan politik merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, dan insiden ini berpotensi mengganggu iklim investasi serta kepercayaan pasar. Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah-langkah strategis untuk meredam tensi dan memulihkan kepercayaan publik, sehingga dampak negatif terhadap ekonomi dapat diminimalisir. Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar