55 NEWS – Menanggapi kehebohan di jagat maya terkait kemunculan sejumlah sepeda motor listrik yang berhias logo Badan Gizi Nasional (BGN), Kepala BGN, Dadan Hindayana, akhirnya angkat bicara. Dadan mengklarifikasi bahwa pengadaan kendaraan roda dua bertenaga listrik ini merupakan bagian integral dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang telah disusun secara matang.

Related Post
Menurut Dadan, unit-unit motor listrik ini dirancang khusus untuk memperkuat mobilitas dan efektivitas operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokus utamanya adalah untuk menunjang kinerja para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan, memastikan program vital ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dengan lebih efisien.

"Pengadaan motor ini memang telah dianggarkan untuk tahun 2025. Peruntukannya adalah untuk menunjang kelancaran operasional para Kepala SPPG," tegas Dadan dalam keterangan resminya yang diterima 55tv.co.id di Jakarta, Selasa (7/4/2026). Pernyataan ini sekaligus menepis berbagai spekulasi yang beredar mengenai tujuan dan urgensi pengadaan motor tersebut.
Lebih lanjut, Dadan juga mengklarifikasi bahwa unit-unit kendaraan tersebut saat ini belum didistribusikan kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya. Hal ini dikarenakan setiap unit masih harus melalui serangkaian prosedur administrasi yang ketat untuk dicatat sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum secara resmi dapat dioperasikan.
"Motor-motor ini belum dibagikan. Setelah seluruh kelengkapan administrasi terpenuhi, proses pencatatan sebagai BMN akan dilakukan terlebih dahulu sebelum akhirnya didistribusikan kepada para penerima," imbuh Dadan. Proses ini menunjukkan komitmen BGN terhadap tata kelola anggaran dan aset negara yang transparan dan akuntabel, memastikan setiap pengeluaran dan penggunaan aset sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pengadaan ini diharapkan menjadi investasi strategis dalam optimalisasi layanan gizi nasional.
Editor: Akbar soaks


Tinggalkan komentar