55 NEWS – Di tengah riuhnya gejolak ekonomi global dan fluktuasi pasar keuangan yang tak terduga, MNC Asset Management (MAM) bersama Bank Neo Commerce (BNC) mengambil langkah proaktif dengan menyelenggarakan seminar edukasi investasi. Acara yang ditujukan untuk membekali nasabah dengan strategi optimal ini berlangsung sukses di Kantor Cabang Bank Neo Commerce Medan, Jalan Glugur, Kecamatan Medan Petisah, pada Rabu (4/2/2026).

Related Post
Seminar yang mengusung tema inspiratif "Embrace The Uncertainty, Seize The Opportunity" ini menjadi wadah penting untuk mendalami strategi investasi di masa penuh tantangan. Menurut Dimas Aditya Ariadi, Managing Director MNC Asset Management, edukasi investasi adalah fondasi krusial bagi masyarakat. Tujuannya agar mereka tetap cakap dalam mengelola portofolio aset secara optimal, bahkan ketika pasar sedang dilanda turbulensi.

Dimas menegaskan bahwa instrumen reksa dana tetap memegang peranan vital sebagai solusi investasi yang adaptif di tengah volatilitas pasar. "Kuncinya," lanjut Dimas, "adalah memastikan pilihan reksa dana selaras dengan profil risiko dan tujuan finansial jangka panjang setiap investor." Pendekatan personal ini menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target keuangan, terlepas dari dinamika pasar yang ada.
Lebih lanjut, Dimas menggarisbawahi pentingnya kolaborasi strategis dengan Bank Neo Commerce. BNC, sebagai bank digital terkemuka, merupakan salah satu dari hanya 19 agen penjual reksa dana yang berbasis perbankan digital di seluruh Indonesia. Ia menyatakan optimisme bahwa sinergi ini akan terus berlanjut, membawa manfaat substansial dan berkelanjutan bagi para nasabah 55tv.co.id.
Melalui sesi edukasi ini, para peserta diajak untuk mengubah perspektif: memandang ketidakpastian pasar bukan sebagai penghalang, melainkan sebagai celah untuk mengoptimalkan pertumbuhan aset. Ini dapat dicapai dengan memanfaatkan instrumen investasi yang menawarkan keamanan, kenyamanan, dan pengukuran kinerja yang jelas, membuka jalan bagi peluang-peluang baru di tengah tantangan ekonomi.
Editor: Akbar soaks




Tinggalkan komentar