Bukan Sekadar Pengganti Batu Bara! PLN EPI Ungkap Rencana Megah: Limbah Jadi Emas Hijau, Siap Ubah Peta Energi Nasional & Ciptakan Jutaan Peluang Ekonomi Baru!

55 NEWS – Langkah strategis dan progresif tengah digencarkan oleh PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dalam upaya memperluas jaringan pasokan biomassa yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya sekadar program korporasi, melainkan sebuah pilar penting dalam mendukung visi nasional yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034. Fokus utamanya adalah mengakselerasi peningkatan bauran energi terbarukan dan secara bertahap menekan laju emisi karbon di Indonesia.

COLLABMEDIANET

Mamit Setiawan, Sekretaris Perusahaan PLN EPI, menjelaskan bahwa biomassa memegang peranan krusial dalam program co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Melalui metode ini, sebagian porsi batu bara sebagai bahan bakar PLTU akan disubstitusi dengan biomassa. Pendekatan inovatif ini memungkinkan pengurangan signifikan emisi karbon tanpa perlu investasi besar-besaran untuk pembangunan pembangkit listrik baru.

Bukan Sekadar Pengganti Batu Bara! PLN EPI Ungkap Rencana Megah: Limbah Jadi Emas Hijau, Siap Ubah Peta Energi Nasional & Ciptakan Jutaan Peluang Ekonomi Baru!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Dari perspektif PLN Group, program ini merupakan manifestasi nyata dari sinergi kuat antara induk usaha dan subholding dalam merajut model transisi energi yang tidak hanya inklusif, tetapi juga berkelanjutan bagi masa depan bangsa," ungkap Mamit di Jakarta, Rabu (29/4/2026), menegaskan komitmen perusahaan.

Pengembangan biomassa ini diwujudkan melalui kolaborasi erat antara PLN EPI dengan PT PLN (Persero). Salah satu wujud konkretnya adalah penyelenggaraan pelatihan komprehensif mengenai pengelolaan biomassa, khususnya pemanfaatan limbah pertanian dan perkebunan, yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tanggal 28 hingga 30 April 2026.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 15 perwakilan dari berbagai elemen masyarakat, meliputi Kelompok Tani, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKM). Mereka adalah mitra binaan PLN EPI yang tersebar di wilayah strategis seperti Lombok Timur, Tasikmalaya, Cilacap, dan Gunung Kidul. Materi yang disajikan mencakup pengenalan mendalam tentang potensi biomassa, teknologi pengolahan terkini, praktik produksi yang efisien, hingga pengembangan model bisnis yang berorientasi pasar dan berkelanjutan.

Mamit menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar program pelatihan biasa, melainkan bagian integral dari pendekatan sistematis perusahaan untuk menjamin ketersediaan pasokan biomassa sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan di masa mendatang.

"Kami bertekad untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat, tidak hanya sebagai penerima manfaat, melainkan sebagai aktor kunci yang terintegrasi dalam seluruh rantai pasok energi biomassa. Ini adalah implementasi konkret dari prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat dan penguatan dimensi lingkungan," pungkas Mamit, menggarisbawahi dampak positif program ini.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar