55 NEWS – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, masyarakat dapat bernapas lega. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) secara tegas menjamin ketersediaan pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di seluruh penjuru negeri berada dalam kondisi sangat aman. Data terkini menunjukkan, ketahanan stok LPG nasional berhasil dijaga pada level optimal, yakni rata-rata mencapai 12 hingga 15 hari, sebuah langkah antisipatif untuk mengamankan kebutuhan konsumsi yang diprediksi melonjak drastis.

Related Post
Pernyataan optimis ini disampaikan oleh Erika Retnowati, yang menjabat sebagai Ketua Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk Periode Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Kamis (12/3/2026), Erika menegaskan komitmen pemerintah dalam memantau secara intensif kondisi stok dan kelancaran distribusi LPG di seluruh pelosok Indonesia. "Dengan ketahanan stok yang stabil di kisaran 12 hingga 15 hari, kami yakin pasokan LPG akan sangat memadai untuk memenuhi lonjakan permintaan selama bulan suci Ramadhan hingga puncak perayaan Idul Fitri," jelas Erika, sebagaimana dilansir oleh 55tv.co.id.

Proyeksi pemerintah mengindikasikan adanya peningkatan penyaluran LPG sekitar 4 persen selama periode krusial Ramadhan hingga Lebaran, melampaui rata-rata penyaluran pada hari-hari normal. Kenaikan ini bukan tanpa alasan; dipicu oleh eskalasi aktivitas domestik, seperti persiapan hidangan khas Lebaran, serta peningkatan signifikan dalam konsumsi rumah tangga selama bulan puasa dan perayaan hari raya.
Guna menjamin kelancaran rantai pasok dan distribusi, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) bersama PT Pertamina (Persero) telah mengimplementasikan serangkaian strategi infrastruktur yang komprehensif di seluruh wilayah Indonesia. Infrastruktur vital ini mencakup 40 terminal LPG, 757 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang terbagi menjadi 643 SPBE Public Service Obligation (PSO) dan 114 SPBE non-PSO, serta didukung oleh jaringan luas 6.662 agen LPG yang siap sedia melayani kebutuhan masyarakat.
Tidak hanya itu, untuk merespons dinamika permintaan, agen dan pangkalan LPG di seluruh daerah, khususnya di area dengan konsumsi tinggi, telah diinstruksikan untuk bersiaga penuh selama 24 jam. Langkah proaktif lainnya adalah penambahan alokasi pasokan LPG ke seluruh jaringan agen dan pangkalan, sebuah upaya strategis untuk mengantisipasi dan memenuhi setiap lonjakan konsumsi yang tak terhindarkan selama periode Ramadhan hingga puncak perayaan Idul Fitri.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar