55 NEWS – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, yang tinggal hitungan hari, penanganan permanen titik longsor krusial di ruas jalan nasional Tarutung–Sibolga, Sumatera Utara, dikebut secara signifikan. Langkah proaktif ini diambil pemerintah untuk memastikan kelancaran dan keamanan aksesibilitas masyarakat, sekaligus mendukung mobilitas ekonomi di wilayah tersebut.

Related Post
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, secara langsung memantau progres pengerjaan di lokasi strategis Desa Lobu Pining, Kecamatan Adian Koting. Fokus utama peninjauan adalah perbaikan badan jalan yang terdampak longsor melalui konstruksi Dinding Penahan Tanah (DPT) dengan inovasi sistem perkuatan Borepile. Proyek vital ini, yang berlokasi di STA 16+350 dan STA 16+550, dipercayakan kepada PT Hutama Karya (Persero) sebagai kontraktor pelaksana. Percepatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga konektivitas infrastruktur vital.

Dalam pernyataannya pada Jumat (13/3/2026), Dody Hanggodo menegaskan bahwa koridor vital Medan–Sibolga kini telah siap sepenuhnya untuk operasional. "Dari pengamatan kami sepanjang perjalanan dari Medan, kondisi jalan sudah sangat baik. Secara pribadi, saya menilai kesiapan jalan ini sudah sangat optimal. Saya yakin jalur ini siap menghadapi lonjakan arus mudik dari H-7 hingga H+7," ujar Menteri Dody, memberikan jaminan kepada para pemudik.
Lebih lanjut, terkait strategi mitigasi bencana, Menteri PU juga memastikan bahwa tim siaga di lapangan telah ditempatkan untuk respons cepat terhadap potensi insiden. Kesiapan ini menjadi kunci untuk meminimalkan gangguan dan memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar, mendukung perputaran ekonomi lokal dan nasional.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar