THR Siap Dibagikan! Lonjakan Penukaran Uang Baru Capai Angka Mengejutkan, BI Ungkap Strategi Khusus

THR Siap Dibagikan! Lonjakan Penukaran Uang Baru Capai Angka Mengejutkan, BI Ungkap Strategi Khusus

55 NEWS – Bank Indonesia (BI) melaporkan sebuah fenomena menarik menjelang perayaan Idulfitri 2026, di mana antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang layak edar melonjak drastis. Data terbaru hingga 13 Maret 2026 menunjukkan bahwa lebih dari satu juta warga, tepatnya 1.076.282 orang, telah memanfaatkan layanan penukaran uang baru.

COLLABMEDIANET

Angka ini bukan sekadar statistik biasa; ia mencerminkan peningkatan luar biasa sebesar 85,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan signifikan ini menjadi indikator kuat tingginya mobilitas dan persiapan ekonomi masyarakat menyambut momen Lebaran, terutama tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya.

THR Siap Dibagikan! Lonjakan Penukaran Uang Baru Capai Angka Mengejutkan, BI Ungkap Strategi Khusus
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menyikapi dinamika tersebut, BI mengambil langkah proaktif dengan memperluas jangkauan layanan penukaran. Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Muh. Anwar Bashori, menjelaskan bahwa titik layanan penukaran uang telah hampir dilipatgandakan, dari 5.202 lokasi menjadi 9.294 titik di seluruh penjuru Indonesia. "Perluasan ini bertujuan agar akses masyarakat terhadap layanan penukaran uang semakin mudah dan merata," tegas Anwar, seperti dikutip oleh 55tv.co.id.

Tidak berhenti di situ, untuk mengantisipasi kebutuhan uang pecahan kecil di tengah arus mudik yang padat, BI juga meluncurkan program "SERAMBI Peduli Mudik". Program khusus ini akan berlangsung pada 16 hingga 17 Maret 2026, menyasar 55 lokasi strategis yang menjadi simpul transportasi utama, mulai dari bandara, stasiun kereta api, terminal bus, pelabuhan, hingga area istirahat jalan tol.

Dalam inisiatif ini, BI menyediakan kuota sekitar 11.900 paket penukaran khusus. Anwar Bashori juga menegaskan komitmen BI untuk memastikan ketersediaan likuiditas Rupiah yang memadai. "Kami menjamin stok uang Rupiah sangat mencukupi untuk mendukung seluruh aktivitas ekonomi selama periode Ramadan dan Lebaran," pungkasnya. Layanan penukaran ini dapat diakses melalui berbagai kanal resmi, termasuk kas keliling, layanan terpadu, dan jaringan perbankan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar