Minyak Dunia Tembus Batas Psikologis USD100, Tapi Harga BBM di Jakarta Tetap ‘Tersenyum’! Ada Apa di Balik Stabilitas Ini? Cek Daftar Lengkapnya Sekarang!

Minyak Dunia Tembus Batas Psikologis USD100, Tapi Harga BBM di Jakarta Tetap 'Tersenyum'! Ada Apa di Balik Stabilitas Ini? Cek Daftar Lengkapnya Sekarang!

55 NEWS – Memasuki penghujung Maret 2026, sebuah fenomena ekonomi menarik tengah terjadi di ibu kota. Di tengah gejolak harga minyak mentah global yang melonjak drastis, bahkan menembus angka psikologis USD100 per barel akibat eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah, harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta justru terpantau stabil. Kondisi ini menjadi sorotan utama bagi para pengamat ekonomi dan konsumen.

COLLABMEDIANET

Data yang dihimpun 55tv.co.id menunjukkan bahwa baik penyedia BBM plat merah seperti Pertamina, maupun operator swasta seperti Shell, BP, dan Vivo Energy, belum melakukan penyesuaian harga sejak awal Maret 2026. Stabilitas ini menghadirkan pertanyaan besar mengenai strategi pasar di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian.

Minyak Dunia Tembus Batas Psikologis USD100, Tapi Harga BBM di Jakarta Tetap 'Tersenyum'! Ada Apa di Balik Stabilitas Ini? Cek Daftar Lengkapnya Sekarang!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Berdasarkan informasi resmi dari Pertamina, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap dipertahankan pada level Rp10.000 per liter, sementara Biosolar bersubsidi stabil di Rp6.800 per liter. Untuk produk non-subsidi, Pertamax dibanderol Rp12.300 per liter. Varian lain seperti Pertamax Turbo dijual Rp13.100 per liter, Pertamax Green Rp12.900 per liter, Dexlite Rp14.200 per liter, dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter. Kebijakan ini menunjukkan upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan eksternal.

Tidak hanya Pertamina, SPBU swasta juga menunjukkan konsistensi harga. Shell misalnya, menawarkan Shell Super seharga Rp12.390 per liter dan V-Power Rp12.500 per liter. Untuk diesel, V-Power Diesel dipasarkan Rp14.620 per liter, sementara V-Power Nitro+ berada di angka Rp12.720 per liter. BP juga mempertahankan tarif produknya, dengan BP 92 seharga Rp12.390 per liter, BP Ultimate Rp12.920 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp14.620 per liter. Sementara itu, Vivo Energy menetapkan Revvo 92 di Rp12.390 per liter, Revvo 95 Rp12.930 per liter, dan Diesel Primus Plus Rp14.610 per liter.

Stabilitas harga BBM di Jakarta ini kontras dengan tren global yang menunjukkan kenaikan signifikan harga minyak mentah. Lonjakan di atas USD100 per barel, yang dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, biasanya akan segera memicu penyesuaian harga di tingkat konsumen. Namun, kebijakan pemerintah dalam menahan harga BBM bersubsidi, serta kemungkinan strategi penetapan harga dari operator swasta untuk menjaga pangsa pasar atau mengelola stok, tampaknya menjadi faktor penentu di balik kondisi yang relatif tenang ini. Para analis ekonomi dari 55tv.co.id menyoroti pentingnya stabilitas ini bagi inflasi dan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Berikut adalah daftar lengkap harga BBM di wilayah Jakarta per 29 Maret 2026:

Pertamina:

  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Biosolar (subsidi): Rp6.800/liter
  • Pertamax: Rp12.300/liter
  • Pertamax Turbo: Rp13.100/liter
  • Pertamax Green: Rp12.900/liter
  • Dexlite: Rp14.200/liter
  • Pertamina Dex: Rp14.500/liter

Shell:

  • Shell Super: Rp12.390/liter
  • V-Power: Rp12.500/liter
  • V-Power Diesel: Rp14.620/liter
  • V-Power Nitro+: Rp12.720/liter

BP:

  • BP 92: Rp12.390/liter
  • BP Ultimate: Rp12.920/liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp14.620/liter

Vivo Energy:

  • Revvo 92: Rp12.390/liter
  • Revvo 95: Rp12.930/liter
  • Diesel Primus Plus: Rp14.610/liter

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar