IHSG Melambung Tinggi di Sesi Pertama! Sektor Ini Jadi Kunci Penguatan, Sementara yang Lain Terjebak Badai. Apa Rahasia di Balik Pergerakan Pasar Hari Ini?

55 NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif pada penutupan perdagangan sesi pertama hari Rabu (29/4/2026). Indeks acuan pasar modal Indonesia ini berhasil menguat 0,34 persen, menembus level 7.096, memberikan sinyal optimisme di tengah dinamika pasar.

COLLABMEDIANET

Sejak awal pembukaan sesi pagi, IHSG sudah menunjukkan tren yang menjanjikan, langsung bertengger di level 7.096. Sepanjang paruh pertama hari perdagangan, pergerakan indeks cukup dinamis. IHSG sempat menyentuh titik tertinggi di 7.115, menandakan antusiasme investor, sebelum kemudian terkoreksi tipis ke level terendah 7.087. Namun, momentum positif berhasil dipertahankan hingga penutupan sesi siang.

IHSG Melambung Tinggi di Sesi Pertama! Sektor Ini Jadi Kunci Penguatan, Sementara yang Lain Terjebak Badai. Apa Rahasia di Balik Pergerakan Pasar Hari Ini?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Aktivitas perdagangan hingga tengah hari mencatat volume transaksi yang cukup masif, mencapai 8 miliar lembar saham. Total nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp2,2 triliun, dengan frekuensi perdagangan yang menunjukkan intensitas tinggi, yakni sebanyak 320 ribu kali transaksi. Angka-angka ini mengindikasikan partisipasi investor yang cukup aktif di pasar.

Kapitalisasi pasar tercatat berada di kisaran Rp12,5 triliun, mencerminkan valuasi keseluruhan pasar yang solid. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 310 emiten berhasil mencatatkan kenaikan harga, sementara 270 emiten mengalami pelemahan. Sisanya, 379 saham, terpantau stagnan tanpa perubahan harga signifikan.

Di jajaran saham-saham dengan kinerja terbaik (top gainers), Inocycle Technology Group (INOV) menjadi primadona dengan lonjakan harga mencapai 30,65 persen. Disusul oleh Rohartindo Nusantara Luas (TOOL) yang menguat 28,57 persen, serta Gunawan Dianjaya Steel (GDST) yang tidak kalah impresif dengan kenaikan 27,18 persen.

Namun, tidak semua saham bernasib sama. Beberapa emiten harus rela masuk daftar saham dengan pelemahan terbesar (top losers). Sentral Mitra Informatika (LUCK) memimpin daftar ini dengan penurunan 14,89 persen. Kemudian, Langgeng Makmur Industri (LMPI) melemah 14,85 persen, dan Insight Investments Management (XILV) juga mengalami koreksi signifikan sebesar 13,56 persen.

Secara sektoral, pergerakan pasar menunjukkan gambaran yang beragam. Sektor energi dan sektor siklikal terpantau melemah tipis, masing-masing turun 0,01 persen dan 0,02 persen. Kontras dengan itu, sektor non-siklikal justru menjadi penopang utama penguatan IHSG, melonjak hingga 1,08 persen. Ini menunjukkan adanya rotasi sektor atau fokus investor pada saham-saham yang cenderung stabil di tengah ketidakpastian ekonomi. Informasi lebih lanjut mengenai analisis pasar dapat diakses melalui 55tv.co.id.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar