Terkuak! Sinyal Rahasia IHSG Pekan Ini: Antara Penguatan Terbatas dan Jebakan Volatilitas, Investor Wajib Tahu!

Terkuak! Sinyal Rahasia IHSG Pekan Ini: Antara Penguatan Terbatas dan Jebakan Volatilitas, Investor Wajib Tahu!

55 NEWS – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan menunjukkan pergerakan yang bervariasi dengan tendensi penguatan terbatas sepanjang pekan ini. Kalender perdagangan pasar modal akan lebih singkat, hanya empat hari kerja, mengingat adanya libur nasional peringatan Tahun Baru Islam 1448 H.

COLLABMEDIANET

Menurut analisis Imam Gunadi, Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, pergerakan IHSG dari puncaknya hingga akhir pekan lalu masih menunjukkan pola tren penurunan (downtrend), yang ditandai dengan formasi lower low (LL) dan lower high (LH). Namun, Gunadi mengindikasikan bahwa koreksi signifikan ini berpotensi mendekati titik jenuhnya.

Terkuak! Sinyal Rahasia IHSG Pekan Ini: Antara Penguatan Terbatas dan Jebakan Volatilitas, Investor Wajib Tahu!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Dalam perspektif jangka pendek, khususnya sejak pertengahan April, IHSG terlihat membentuk pola ekstensi dan diperkirakan telah menuntaskan lima gelombang. Skenario bullish ini akan valid jika IHSG sukses menembus level resistansi kunci di 6.286 poin," papar Imam dalam risetnya yang dirilis Senin (15/6/2026).

Observasi teknikal terhadap dua candle perdagangan terakhir menunjukkan bahwa IHSG mulai kehilangan momentum, mencerminkan keraguan di kalangan investor. Formasi spinning top yang diikuti oleh shooting star pada penutupan akhir pekan lalu mengindikasikan kegagalan pasar untuk menembus area batas atas secara berkelanjutan.

"Dengan dinamika tersebut, tim analis 55tv.co.id memproyeksikan secara teknikal bahwa IHSG pekan ini berpotensi bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat jika berhasil menembus (breakout) dari pola shooting star. Sebaliknya, pelemahan mungkin terjadi apabila IHSG mengalami penembusan ke bawah (breakdown) dari pola yang sama. Level resistansi krusial terletak di 6.286, sementara level support berada di 5.695," terang Imam.

Sebagai informasi, pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, tepatnya 12 Juni 2026, IHSG berhasil ditutup di zona positif pada level 6.007 poin, melonjak signifikan 7,38 persen. Capaian ini terjadi setelah pekan sebelumnya indeks sempat terkoreksi tajam sebesar 8,69 persen.

Imam Gunadi lebih lanjut menjelaskan bahwa pemulihan indeks pada pekan lalu dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan domestik yang perlu terus dicermati investor. Salah satunya adalah inflasi Mei 2026 yang tercatat naik menjadi 4,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dipicu oleh kenaikan biaya energi akibat ketegangan geopolitik dengan Iran. Menariknya, pasar merespons data inflasi ini dengan relatif positif.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar