Anggaran Triliunan Rupiah Terkuak! Bahlil Lahadalia Siapkan Transformasi Energi Nasional, Dapur dan Jalanan Siap Berubah Drastis!

Anggaran Triliunan Rupiah Terkuak! Bahlil Lahadalia Siapkan Transformasi Energi Nasional, Dapur dan Jalanan Siap Berubah Drastis!

55 NEWS – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, kembali mencuri perhatian publik dengan usulan anggaran jumbo senilai Rp1,45 triliun. Angka fantastis ini diajukan untuk membiayai program konversi kendaraan bermotor listrik dan distribusi kompor listrik, yang masuk dalam pagu indikatif Kementerian ESDM untuk tahun anggaran 2027. Ini menandai langkah serius pemerintah dalam mendorong transisi energi di sektor rumah tangga dan transportasi, sekaligus menekan ketergantungan pada energi fosil.

COLLABMEDIANET

Secara rinci, alokasi untuk program konversi sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi bertenaga listrik diproyeksikan mencapai Rp635,24 miliar. Sementara itu, inisiatif pengadaan dan distribusi kompor listrik menyedot porsi lebih besar, yakni Rp815,56 miliar. Kedua inisiatif strategis ini dikategorikan sebagai program baru yang diajukan Kementerian ESDM dalam kerangka pagu indikatif 2027, menunjukkan prioritas baru dalam peta jalan energi nasional yang lebih hijau dan efisien.

Anggaran Triliunan Rupiah Terkuak! Bahlil Lahadalia Siapkan Transformasi Energi Nasional, Dapur dan Jalanan Siap Berubah Drastis!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI pada Senin (15/6/2026), Bahlil menjelaskan urgensi program kompor listrik. "Program kompor listrik ini krusial untuk menekan ketergantungan kita pada LPG yang sebagian besar masih diimpor. Kita sedang berupaya keras mencari dan mengembangkan bauran energi alternatif yang lebih berkelanjutan dan mandiri," tegas Bahlil, menyoroti dampak positif terhadap neraca perdagangan dan ketahanan energi.

Untuk memastikan efektivitas implementasi, Bahlil juga meminta Komisi XII DPR, yang memiliki kewenangan di sektor energi dan sumber daya mineral, untuk proaktif mendata wilayah-wilayah yang paling membutuhkan program kompor listrik. "Langkah ini vital agar kita dapat membangun kerja sama yang solid dan melakukan sinkronisasi program secara optimal di lapangan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," imbuhnya, menekankan pentingnya kolaborasi legislatif dan eksekutif.

Usulan anggaran Rp1,45 triliun ini sejatinya merupakan fragmen dari total pagu infrastruktur energi yang lebih besar, mencapai Rp22,48 triliun. Dana jumbo ini disiapkan pemerintah sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional, mencakup pembangunan infrastruktur minyak dan gas bumi (migas), ketenagalistrikan, pengembangan energi baru terbarukan (EBT), hingga sektor geologi. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang pemerintah dalam membangun ekosistem energi yang lebih kokoh.

Program konversi motor listrik dan kompor listrik dipandang sebagai instrumen kunci pemerintah dalam mengakselerasi elektrifikasi di sektor transportasi dan rumah tangga. Lebih dari sekadar mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang membebani subsidi, kebijakan ini diharapkan mampu memangkas volume impor energi, sebuah tantangan kronis yang kerap menggerus neraca perdagangan nasional. "Visi energi kita ke depan jauh melampaui sekadar LPG. Kita akan terus mendorong diversifikasi, mulai dari kompor listrik, Compressed Natural Gas (CNG), hingga berbagai inovasi energi lainnya yang sedang kita siapkan," pungkas Bahlil, memberikan gambaran roadmap energi masa depan yang ambisius.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar