55 NEWS – Jakarta – Gejolak harga telur ayam ras yang terus merosot tajam hingga berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) telah memicu kekhawatiran serius di kalangan peternak dan pelaku ekonomi sektor pangan. Menanggapi situasi krusial ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan telah menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk menstabilkan kembali pasar serta melindungi kesejahteraan peternak.

Related Post
Amran mengungkapkan, salah satu inisiatif utama yang diambil adalah mengintensifkan koordinasi langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Komunikasi telah terjalin dengan Kepala BGN untuk mendorong peningkatan penyerapan telur di pasar domestik. "Ada beberapa langkah yang kami ambil kemarin. Yang pertama adalah BGN, Kepala BGN langsung kami telepon untuk membahas situasi ini," ujar Amran dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, pada Rabu (17/6/2026).

Respons dari BGN terhadap kondisi harga telur ini dinilai sangat positif. Kepala BGN, Naniek S. Deyang, menyatakan dukungannya penuh terhadap upaya peningkatan konsumsi telur sebagai bagian dari program pemerintah. Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk menyerap pasokan telur yang saat ini melimpah di pasaran. "Ibu Naniek sangat luar biasa, beliau bahkan menyatakan bahwa konsumsi telur yang semula satu butir per minggu akan didorong menjadi tiga butir per minggu," jelas Amran, menyoroti potensi peningkatan permintaan yang signifikan yang dapat mendongkrak harga.
Selain itu, pemerintah juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh perusahaan besar yang berperan sebagai off-taker atau pembeli utama telur. Mereka diminta untuk berkomitmen membeli telur sesuai dengan standar harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kebijakan ini krusial untuk melindungi peternak dari kerugian lebih lanjut dan mencegah tekanan harga yang semakin parah di tingkat produsen. "Kami juga meminta kepada seluruh off-taker untuk membeli produk telur dengan standar harga yang telah kami tentukan," tambah Amran, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan usaha peternak di tengah fluktuasi pasar yang menantang.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar