Bukan Sekadar Angka! Menteri Keuangan Purbaya Blak-blakan Soal Moge Impian dan Pengalaman Lelang Pribadi: Terhalang Restu Istri!

Bukan Sekadar Angka! Menteri Keuangan Purbaya Blak-blakan Soal Moge Impian dan Pengalaman Lelang Pribadi: Terhalang Restu Istri!

55 NEWS – Suasana serius dalam forum Penyerahan Hasil Lelang Badan Pemulihan Aset Fair 2026 kepada Kementerian Keuangan mendadak cair oleh celotehan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Petinggi ekonomi negara ini secara terbuka mengungkapkan hasratnya untuk memiliki motor gede (moge) Harley-Davidson, sebuah impian yang ternyata terganjal restu sang istri.

COLLABMEDIANET

Kejadian menarik ini terungkap saat Purbaya menghadiri acara penting tersebut di Jakarta pada Senin (15/6/2026), yang turut dihadiri oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin. Di hadapan para hadirin, Purbaya dengan santai melontarkan keinginannya untuk ikut serta dalam lelang yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung, khususnya jika ada unit Harley-Davidson yang ditawarkan.

Bukan Sekadar Angka! Menteri Keuangan Purbaya Blak-blakan Soal Moge Impian dan Pengalaman Lelang Pribadi: Terhalang Restu Istri!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Barangnya apa Pak? Nggak ada Harley Davidson ya pak? Kalau ada Harley Davidson saya mau tebus Pak," ujar Purbaya yang disambut tawa hadirin. Ia kemudian melanjutkan dengan nada bercanda, "Saya enggak punya motor tapi nggak boleh beli sama istri Pak, cuma cita-cita aja itu Pak." Pengakuan ini sontak memecah keheningan dan menunjukkan sisi humanis seorang menteri yang kerap bergelut dengan angka-angka makroekonomi.

Namun, ketertarikan Purbaya terhadap mekanisme lelang eksekusi yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Kejaksaan Agung ternyata bukan sekadar kelakar semata. Purbaya mengaku memiliki pengalaman pribadi yang nyata dalam membeli aset tanah melalui jalur lelang resmi pemerintah. Pengalaman ini memberikan perspektif unik mengenai transparansi dan potensi keuntungan dari lelang aset negara.

Ia pun secara khusus meminta Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk terus menginformasikan pelaksanaan lelang serupa sepanjang tahun ke depan, demi mendorong partisipasi publik dan pejabat dalam pemanfaatan aset yang efisien. Sambil kembali melontarkan candaan, Purbaya bahkan menantang para pejabat negara lainnya untuk tidak ragu ikut serta berburu barang melalui kanal resmi pemerintah tersebut.

"Saya pernah beli lelang Pak, dapat tanah, lumayan lah. Boleh kan pejabat? Boleh enggak Pak? Boleh ya? Saya pengen dapat yang murah juga," ungkap Purbaya, sembari menyoroti dinamika harga lelang yang cenderung meningkat dari penawaran awal. Ia menambahkan dengan nada humor, "Nggak murah-murah amat kayaknya ya, harganya naik kan ya? Kalau saya lihat itu harganya akhirnya, awalnya pembukanya murah, tapi akhirnya tinggi juga. Tapi saya pengen tahu. Sama pejabat lain juga suruh beli kalau ada. Mungkin mereka nggak berani beli ya Pak ya? Udah pada kaya kali ya? Cuma saya aja yang duitnya pas-pasan," sebuah pernyataan yang mengundang senyum dan menunjukkan kerendahan hati seorang menteri. Kisah ini, yang dilansir oleh 55tv.co.id, bukan hanya sekadar anekdot, melainkan juga cerminan transparansi dan ajakan untuk berpartisipasi dalam mekanisme ekonomi yang sah.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar