Terkuak! Danantara Pangkas Ratusan BUMN, Strategi Radikal Ini Siap Ubah Lanskap Ekonomi Nasional: Efisiensi Maksimal atau Ancaman Baru?

Terkuak! Danantara Pangkas Ratusan BUMN, Strategi Radikal Ini Siap Ubah Lanskap Ekonomi Nasional: Efisiensi Maksimal atau Ancaman Baru?

55 NEWS – Gelombang reformasi di sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini memasuki fase krusial dengan intensitas yang kian meningkat. Di bawah payung mandat konsolidasi dan efisiensi, upaya perampingan portofolio perusahaan-perusahaan plat merah terus digenjot. Tujuannya jelas: membentuk korporasi negara yang lebih lincah, adaptif, dan berdaya ungkit tinggi sebagai lokomotif utama pembangunan ekonomi nasional.

COLLABMEDIANET

Sinergi antara Badan Pengelola (BP) BUMN dan Danantara menjadi garda terdepan dalam mendorong restrukturisasi masif ini. Mereka bertekad menciptakan ekosistem perusahaan negara yang tidak hanya sehat secara finansial, tetapi juga efisien dalam operasionalnya. Desain penataan ini menitikberatkan pada kemampuan setiap entitas bisnis BUMN untuk menyumbangkan nilai ekonomi yang konkret dan berkelanjutan, demi kemakmuran kolektif masyarakat.

Terkuak! Danantara Pangkas Ratusan BUMN, Strategi Radikal Ini Siap Ubah Lanskap Ekonomi Nasional: Efisiensi Maksimal atau Ancaman Baru?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dony Oskaria, Kepala BP BUMN yang juga menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Danantara, mengungkapkan capaian signifikan dari inisiatif ini. "Hingga 15 Juni 2026, kami telah berhasil menata sebanyak 216 entitas BUMN melalui proses streamlining yang ketat, memastikan mereka lebih fokus pada sektor-sektor strategis yang vital bagi negara," jelas Dony, seperti dilansir oleh 55tv.co.id pada Selasa (16/6/2026).

Penataan ratusan anak dan cucu usaha BUMN ini menjadi sorotan utama dalam rapat evaluasi internal yang digelar pada Senin (15/6/2026), dipimpin langsung oleh Dony Oskaria. Pertemuan strategis tersebut dirancang khusus untuk mengidentifikasi kemajuan yang telah dicapai sekaligus merumuskan strategi lanjutan dalam memangkas lapisan birokrasi korporasi yang selama ini kerap dicap terlalu tambun dan kurang efisien.

Diskusi mendalam dalam forum internal tersebut berpusat pada sejumlah agenda krusial. Ini mencakup akselerasi penyederhanaan struktur usaha, penajaman fokus pada bisnis inti yang strategis, serta optimalisasi maksimal terhadap aset-aset potensial yang dimiliki negara.

Lebih jauh, inisiatif integrasi ini secara spesifik bertujuan untuk menghilangkan duplikasi fungsi usaha antar-entitas BUMN. Dengan demikian, setiap alokasi modal negara dapat dimanfaatkan secara optimal dan produktif, mencegah terjadinya inefisiensi serta pemborosan anggaran yang merugikan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar