55 NEWS – Kabar gembira bagi pelaku ekonomi nasional! Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan gelontoran stimulus dan insentif fiskal senilai Rp26,34 triliun. Langkah strategis ini, yang ditujukan untuk memacu denyut aktivitas ekonomi hingga akhir tahun 2026, disambut hangat oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sebagai angin segar di tengah dinamika perekonomian global yang penuh tantangan.

Related Post
Shinta Widjaja Kamdani, Ketua Umum Apindo, menegaskan bahwa kebijakan intervensi fiskal ini merupakan respons cepat dan krusial yang sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas ekonomi makro, khususnya dalam menopang fondasi konsumsi rumah tangga. Menurutnya, peran pemerintah dalam menjaga momentum daya beli masyarakat adalah kunci utama agar roda perekonomian tetap berputar optimal.

Dalam pernyataannya di Menara Kadin, Jakarta, pada Rabu (24/6/2026), Shinta mengungkapkan apresiasinya. "Tentunya ini akan sangat membantu daya beli masyarakat. Kami mengapresiasi pemerintah yang sigap melihat kebutuhan mendesak saat ini, dan stimulus yang digulirkan hingga akhir tahun ini saya rasa akan sangat signifikan," ujarnya, seperti dikutip oleh 55tv.co.id.
Meskipun mengakui kompleksitas tantangan ekonomi global dan domestik yang memerlukan pengawasan ekstra, Shinta tetap optimistis terhadap potensi efek domino positif dari insentif ini. Ia merujuk pada keberhasilan kebijakan serupa dalam meredam dampak pandemi Covid-19 sebagai bukti efektivitas intervensi pemerintah dalam mendorong sektor riil. Pengalaman tersebut menjadi landasan keyakinan bahwa stimulus kali ini juga akan memberikan dampak multiplikasi yang diharapkan.
Apindo berkomitmen untuk terus memantau implementasi dan efektivitas bantuan ini di lapangan secara berkala. Menurut Shinta, langkah proaktif pemerintah ini setidaknya telah menunjukkan komitmen nyata dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat dan menjaga momentum pertumbuhan.
"Insentif adalah kebutuhan esensial, karena daya beli adalah salah satu pilar utama ekonomi. Kita akan melihat sejauh mana dampaknya, namun yang terpenting, ini adalah titik awal di mana pemerintah secara konkret mulai mengakomodasi kebutuhan riil masyarakat," pungkas Shinta kepada 55tv.co.id.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar