55 NEWS – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kembali menegaskan urgensi reformasi tata kelola sektor kebandarudaraan nasional. Langkah ini krusial untuk memperkuat konektivitas Indonesia yang vital bagi pertumbuhan ekonomi. AHY menyoroti bahwa tantangan utama terletak pada penyelesaian ego sektoral dan fragmentasi koordinasi yang selama ini menghambat efisiensi operasional bandara di seluruh pelosok negeri.

Related Post
Menurut AHY, selama ini kendala terbesar dalam memajukan infrastruktur bandara bukan semata pada aspek fisik, melainkan pada belum optimalnya sinergitas antar pemangku kepentingan. "Kondisi ini harus segera diatasi agar operasional bandara dapat memberikan pelayanan prima yang berstandar dunia, sekaligus mendukung daya saing ekonomi kita," tegas AHY, seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Dalam rapat koordinasi terbatas dengan jajaran kementerian di bawah koordinasinya serta sejumlah pimpinan BUMN di Jakarta pada Kamis (25/6/2026), AHY menjelaskan, "Tujuan utama rapat ini adalah untuk menguatkan tata kelola ekosistem kebandarudaraan melalui penguatan regulasi dan kolaborasi lintas sektor yang selama ini masih berjalan sendiri-sendiri." Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk menciptakan ekosistem bandara yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan pasar.
Sebagai langkah progresif, pemerintah kini tengah melakukan evaluasi komprehensif terhadap regulasi manajemen slot penerbangan dan pendelegasian kewenangan kepada operator bandara. Inisiatif ini mencakup penyusunan kebijakan yang lebih adaptif bagi maskapai, standarisasi pelaporan deklarasi sebelum keberangkatan, hingga integrasi sistem pengelolaan berbasis digital. Tujuannya jelas: meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional secara menyeluruh, demikian laporan dari 55tv.co.id.
AHY juga menyoroti peningkatan peringkat Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang kini menduduki posisi ke-25 dunia sebagai bukti nyata bahwa perbaikan sistem tata kelola membuahkan hasil signifikan. Dengan terus membenahi struktur dan proses, AHY optimistis Indonesia mampu melompat ke jajaran 10 besar bandara terbaik di dunia dalam waktu dekat. "Kenapa tidak Bandara Soekarno-Hatta ini bisa menjadi 10 bandara terbaik di dunia? Sebetulnya dari tahun ke tahun telah terjadi peningkatan kualitas dan peringkat dibandingkan sejumlah bandara internasional secara negara sahabat," imbuh AHY, memancarkan visi untuk daya saing global.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar