55 NEWS – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mematok target ambisius untuk menjaga stabilitas kinerja keuangan dan operasionalnya di tahun 2026. Di tengah proyeksi dinamika global yang penuh tantangan, perusahaan logistik maritim energi ini menyiapkan strategi komprehensif yang berfokus pada optimalisasi biaya, peningkatan efisiensi, transformasi digital, dan ekspansi pangsa pasar, terutama di sektor keagenan pelayaran.

Related Post
Plt. Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, menegaskan komitmen perusahaan untuk melanjutkan momentum pertumbuhan yang telah dicapai. Dalam sebuah media briefing di Jakarta pada Sabtu (28/6/2026), Eko menjelaskan bahwa PTK akan memperkuat bisnis inti, mendorong keunggulan operasional, mengadopsi inovasi teknologi, mengembangkan lini bisnis baru, serta mengintegrasikan prinsip keberlanjutan demi menopang ketahanan energi nasional.

Strategi multi-dimensi ini, lanjut Eko, merupakan pilar utama dalam menjaga profitabilitas perusahaan secara berkelanjutan. Keberhasilan PTK terlihat jelas dari catatan kinerja positif sepanjang tahun 2025, di mana perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp8,39 triliun. Laba bersih juga melonjak signifikan mencapai Rp1,32 triliun, merefleksikan pertumbuhan impresif sebesar 23 persen dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang tercatat Rp1,07 triliun.
Menurut Eko, capaian finansial tersebut bukan sekadar angka, melainkan cerminan keberhasilan PTK dalam mengelola efisiensi operasional secara optimal sekaligus memperkokoh kapabilitas dan daya saing bisnisnya di arena logistik maritim energi yang semakin kompetitif. Dengan fondasi yang kuat dan strategi yang terencana, PTK optimis dapat menavigasi tantangan 2026 dan terus berkontribusi dalam mendukung infrastruktur energi nasional melalui layanan maritim yang handal dan efisien.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar