55tv.co.id – Pasar keuangan Indonesia dikejutkan oleh performa gemilang mata uang rupiah pada pembukaan perdagangan awal pekan ini Senin 29 Juni 2026. Rupiah secara mengejutkan melesat tajam terhadap dolar Amerika Serikat AS bahkan seolah mengabaikan gejolak global yang tengah terjadi. Tercatat mata uang Garuda dibuka menguat signifikan 032 persen di posisi Rp17865 per dolar AS dari penutupan sebelumnya Rp17922 per dolar AS. Bahkan momentum positif ini terus berlanjut hingga mencapai level Rp17840 per dolar AS di sesi pagi sebuah lonjakan impresif sekitar 85 poin.

Related Post
Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi menyoroti fenomena menarik ini. Menurutnya lompatan perkasa rupiah kali ini sungguh luar biasa mengingat pasar global sedang dihantam badai. Ibrahim menjelaskan eskalasi konflik militer di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran serta kembali memanasnya perang dagang internasional seharusnya menjadi sentimen negatif yang kuat. Namun rupiah justru mampu menunjukkan ketahanan yang mengejutkan.

Lantas apa yang membuat rupiah begitu perkasa di tengah badai global Ibrahim Assuaibi membeberkan setidaknya ada tiga pemicu domestik utama yang menjadi penopang kekuatan rupiah di awal pekan ini.
Pemicu pertama datang dari komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan fiskal negara. Program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis MBG yang semula dialokasikan Rp335 triliun kini dipangkas menjadi Rp268 triliun. Pemotongan anggaran sebesar Rp50 triliun ini dinilai pasar sebagai langkah konkret untuk memperkuat keuangan negara. Kebijakan ini sangat diapresiasi mengingat defisit anggaran yang masih berada di kisaran 268 persen menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengelola keuangan publik.










Tinggalkan komentar