55tv.co.id – Nama Ginka Febriyanti Ginting mendadak menjadi sorotan publik setelah dipercaya menduduki kursi Komisaris PT Pertamina Retail. Sosok muda ini menarik perhatian bukan hanya karena usianya yang baru menginjak 28 tahun pada 2026, tetapi juga karena namanya sempat terseret isu koordinator aksi bayaran. Publik kini penasaran berapa sebenarnya penghasilan yang diterima oleh salah satu komisaris termuda di lingkungan anak usaha BUMN energi tersebut.

Related Post
Sebagai bagian dari jajaran pengawas di PT Pertamina Retail atau Pertare sebuah entitas yang bergerak di sektor ritel energi Ginka Febriyanti Ginting kini bertugas bersama Lia Itok Garbianto selaku Komisaris Utama dan Devi Taurisa sebagai Komisaris. Kehadirannya menandai sebuah fenomena menarik mengingat usianya yang relatif belia untuk posisi strategis di perusahaan pelat merah.

Angka fantastis pun terungkap mengenai estimasi pendapatan bulanan bagi anggota dewan komisaris di grup PT Pertamina termasuk anak perusahaannya seperti PT Pertamina Retail. Diperkirakan seorang komisaris bisa mengantongi honorarium pokok antara Rp 120 juta hingga Rp 140 juta setiap bulannya. Perlu dicatat angka ini merupakan penghasilan dasar yang belum termasuk bonus kinerja atau tantiem tahunan yang bisa menambah pundi-pundi kekayaan mereka.










Tinggalkan komentar