55tv.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan IHSG diprediksi kembali melanjutkan tren positifnya pada perdagangan awal pekan Senin 6 Juli 2026. Meskipun demikian potensi kenaikan mungkin terbatas setelah indeks melambung 228 persen dan ditutup di level 5875 pada Jumat 3 Juli 2026.

Related Post
Analis pasar modal dan pendiri Republik Investor Hendra Wardana menggarisbawahi bahwa penguatan ini didorong oleh perpaduan sentimen positif dari kancah global dan domestik yang terus membaik. Untuk perdagangan Senin besok IHSG diproyeksikan akan bergerak di rentang 5840 hingga 5950 dengan angka 5900 menjadi target psikologis penting yang akan diuji.

Hendra menjelaskan selama indeks mampu bertahan di atas zona dukungan 5830-5850 jalur penguatan masih terbuka lebar. Kondisi ini ditopang oleh harapan suku bunga global yang lebih lunak stabilitas harga minyak dunia apresiasi mata uang kawasan serta optimisme terhadap prospek ekonomi Asia.
Dari sisi eksternal pasar merespons positif rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang di bawah perkiraan. Situasi ini menumbuhkan asa bahwa bank sentral AS The Fed tak lagi agresif menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Harapan ini memicu investor kembali melirik aset berisiko termasuk pasar saham negara berkembang. Optimisme tersebut diperkuat oleh data PMI manufaktur di beberapa negara Asia yang tetap ekspansif mengindikasikan aktivitas ekonomi regional yang solid. Bursa saham Asia pun serempak menghijau sementara Rupiah perkasa di level 17962 per dolar AS menambah amunisi sentimen positif bagi pasar saham Tanah Air.
Di ranah domestik hampir seluruh sektor mencatatkan penguatan dengan sektor industri menjadi lokomotif utama. Selain itu aksi buru diskon atau bargain hunting pada saham-saham yang sempat terkoreksi dalam turut menyumbang dorongan positif bagi pergerakan IHSG.










Tinggalkan komentar