Stok Pangan RI Aman Sentosa Amran Beberkan

Stok Pangan RI Aman Sentosa Amran Beberkan

55tv.co.id – Kabar gembira datang dari sektor pangan nasional. Indonesia diproyeksikan akan terus mempertahankan status swasembada pangannya hingga tahun 2026, sebuah pencapaian yang disebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai landasan kuat. Keberhasilan ini didorong oleh lonjakan produksi domestik yang signifikan.

COLLABMEDIANET

Amran, yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional Bapanas, menegaskan bahwa kemandirian pangan yang sukses diraih pada akhir tahun 2025 menjadi fondasi kokoh untuk menjaga stabilitas pasokan di tahun berikutnya. Delapan komoditas pangan vital, termasuk beras, kini telah berpredikat swasembada, bahkan tiga di antaranya sukses menembus pasar ekspor internasional.

Stok Pangan RI Aman Sentosa Amran Beberkan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Data terkini per 1 Juli 2026 menunjukkan Cadangan Beras Pemerintah CBP berada di angka fantastis 5,17 juta ton. Angka ini menjadi bukti nyata ketahanan pangan Indonesia.

"Alhamdulillah, tepat di pengujung Desember 2025, kita berhasil mencapai swasembada tercepat dan mencetak stok tertinggi dalam 25 tahun terakhir," ungkap Amran dengan bangga. Ia menambahkan bahwa cadangan beras nasional saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah kemerdekaan Indonesia. "Dulu pada 1984, stok kita hanya 2,6 juta ton. Sekarang, angkanya mencapai 5,18 juta ton," jelasnya, merujuk pada lonjakan signifikan.

Capaian produksi beras nasional sepanjang tahun 2025 juga sangat membanggakan. Berdasarkan estimasi Badan Pusat Statistik BPS, realisasi produksi mencapai 34,7 juta ton, melampaui tahun sebelumnya. Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia FAO turut memperkirakan produksi beras Indonesia di kisaran 35 juta ton, sementara Departemen Pertanian Amerika Serikat USDA memproyeksikannya sebesar 34,6 juta ton.

Konsistensi data dari berbagai lembaga internasional ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai produsen beras terbesar di kawasan ASEAN, sekaligus menempatkannya di peringkat kedua secara global. Ini menunjukkan komitmen dan keberhasilan Indonesia dalam menjaga kedaulatan pangan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar