55tv.co.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDKMP dipastikan akan menerima suntikan modal signifikan senilai Rp3 miliar. Dana segar ini berasal dari skema pembiayaan pinjaman perbankan yang difasilitasi oleh bank-bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa jumlah tersebut lebih dari cukup untuk menggerakkan roda bisnis koperasi.

Related Post
Purbaya, saat ditemui awak media di Istana Kepresidenan pada Rabu malam (15/7/2026), menyatakan keyakinannya terhadap kecukupan modal tersebut. "Ya, Rp3 miliar itu," ujarnya singkat. Ia menambahkan bahwa sebagian dana pinjaman bahkan belum terpakai, memberikan fleksibilitas bagi koperasi untuk operasional tambahan jika diperlukan di masa mendatang.

Meskipun sumber dana berasal dari pinjaman komersial, pemerintah melalui Purbaya berkomitmen penuh untuk mengawal proses pelunasan angsuran KDKMP kepada jajaran bank Himbara. Skema pengembalian dana ini telah ditetapkan rampung dalam kurun waktu enam tahun. Purbaya juga meyakinkan publik bahwa risiko gagal bayar dari pembiayaan ini sangatlah minim.
Hal ini dikarenakan instrumen pinjaman tersebut telah didukung oleh penjaminan kuat yang bersumber langsung dari alokasi dana desa. "Kewajiban saya adalah membayar cicilan pinjaman KDKMP ke bank-bank Himbara, cicil 6 tahun clear jadi sudah ke situ. Risiko saya terbatas sekali karena sebagian kan dicicil dari uang dana desa, 2/3 dari dana desa masuk situ," tegas Purbaya, menggarisbawahi jaminan pemerintah dalam menjaga keberlanjutan program ini.










Tinggalkan komentar