55tv.co.id – Kabar mengejutkan menyelimuti jagat publik terkait dugaan pengadaan kipas angin untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dikabarkan menelan anggaran fantastis hingga Rp1,8 triliun. Isu ini pertama kali mencuat dari ruang rapat Komisi VI DPR RI, memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono serta Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota.

Related Post
Menanggapi kehebohan yang terjadi, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono dengan tegas membantah keterlibatannya. Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI pada Rabu 15 Juli 2026, Ferry menyatakan tidak memiliki informasi sedikit pun mengenai proyek pengadaan 1,8 juta unit kipas angin yang disebut-sebut berbanderol Rp1,8 triliun tersebut. Ia bahkan menegaskan bahwa program masif ini sama sekali tidak berada di bawah kewenangan Kementerian Koperasi. "Soal kipas angin, saya tidak tahu," ujarnya singkat, menepis spekulasi yang beredar.

Ferry menambahkan, jika pun pengadaan kipas angin tersebut benar adanya, ia meragukan angka yang disebutkan. Ia bahkan sempat menyinggung model kipas angin Imatsu MDF yang di pasaran daring seperti Shopee bisa mencapai harga Rp11.464.000 per unit. "Pengadaannya bukan di kami, tapi rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya model Imatsu MDF harganya di Shopee ini Rp11.464.000. Saya tidak tahu persis," jelasnya, mengisyaratkan ketidaksesuaian antara nilai proyek dengan harga pasar jika memang ada. Pernyataan ini semakin memperdalam misteri di balik kabar pengadaan kipas angin raksasa tersebut, yang hingga Minggu 20 Juli 2026 masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.










Tinggalkan komentar